Breaking News
Foto: Akhwat Muslimah

Ujian bagi yang Cantik, Kaya, Tenar, dan Memiliki Kedudukan

Sebagian orang merasa dirinya lebih. Entah itu lebih dalam urusan fisik (ganteng atau cantik), dalam harta, ketenaran maupun kedudukan. Padahal, yang demikian sama sekali bukan tolok ukur Allah dalam menilai hambaNya.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إنَّ اللَّهَ لا ينظرُ إلى صورِكُم وأموالِكُم ، ولَكِن ينظرُ إلى قلوبِكُم وأعمالِكُم

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa kalian dan harta kalian. Namun Allah melihat hati kalian dan amalan kalian” (HR. Muslim no. 4651).

Ibnu Rajab Al Hambali dalam Jami’ Al Ulum Wal Hikam mengatakan:

وحينئذ فقد يكون كثير ممن له صورة حسنة ، أو مال ، أو جاه ، أو رياسة في الدنيا قلبه خرابا من التقوى ، ويكون من ليس له شيء من ذلك قلبه مملوءا من التقوى ، فيكون أكرم عند الله تعالى ، بل ذلك هو الأكثر وقوعا

“Dengan demikian, banyak orang yang memiliki rupa yang menawan, harta yang banyak atau kedudukan, atau kekuasaan di dunia, ketakwaan di hatinya hancur-lebur. Dan orang yang tidak memiliki hal-hal tersebut sedikit pun, hatinya dipenuhi oleh ketakwaan, lalu ia pun lebih mulia di sisi Allah Ta’ala. Seperti inilah fakta yang sering terjadi”.

Ada yang bilang, orang-orang yang futur, tidak lagi istiqamah, hilang dari majelis ilmu, terkena syubhat, itu justru mereka-mereka yang punya uang, hidup cukup, punya nama, tenar, punya kedudukan.

Adapun yang orang biasa, miskin, tidak dikenal, justru lebih semangat, lebih multazim, lebih istiqamah, lebih tawadhu’.

Demikian menurut Ibnu Rajab yang memang kebanyakan begitu realitanya.

Maka, andai kita termasuk yang diuji dengan harta yang banyak, rupa menawan, kedudukan dan ketenaran. Semoga saja kita tidak termasuk yang kebanyakan itu. []

 

Sumber: Fawaidkangaswad



Artikel Terkait :

About Ummu

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan