Breaking News

Bentuk Nafkah Lahir dari Suami

Suami memang wajib memberikan nafkah lahir dan batin untuk isteri dan anaknya. Suami memberi nafkah lahir kepada isteri berupa gaji dari hasil kerjanya. Namun, kadang kala isteri merasa tidak diberi nafkah lahir lantaran suami tidak memberi seluruh gajinya.

Padahal nafkah dari suami bisa bermacam-macam bentuk, sesuai dengan kondisi masing-masing. Ada beberapa model atau bentuk pemberian nafkah lahir dari suami ke istri, yaitu:

1. Memberikan seluruh gajinya ke istri entah itu secara tunai maupun nontunai (transfer)
Suami menyerahkan gaji seluruhnya kepada isteri dan isteri yang akan mengatur keuangan tersebut agar mencukupi kebutuhan keluarga.

2. Memberikan “sisa” uang belanja setelah dikurangi oleh biaya operasional
Sebenarnya, cara ini hampir sama dengan cara sebelumnya, hanya saja di awal suami dan juga istri sama-sama ikut menghitung kebutuhan rumah tangga. Misalnya saja, suami istri tersebut memiliki beberapa pengeluaran tetap. Sesaat setelah menerima gaji, sang suami langsung mengurangi gajinya tersebut untuk pengeluaran tetap yang sebelumnya sudah diketahui atau disepakati bersama. Baru kemudian sisanya diberikan kepada istri.

3. Suami dan istri memiliki tugas masing-masing
Ada kalanya juga, suami dan istri memiliki kesepakatan karena suatu hal. Bisa karena gaji suami belum cukup untuk memenuhi semua kebutuhan keluarga. Atau bisa jadi karena sang istri yang menawarkan bantuan. Misalnya saja, suami bertugas untuk membayar sejumlah pengeluaran tetap yang jumlahnya material (besar). Sedangkan istri bertugas untuk membayar pengeluaran tetap yang jumlahnya tidak terlalu besar. Selebihnya, bila gaji suami ada sisa, maka gaji tersebut diberikan kepada istrinya.

4. Suami memberi uang kepada istri harian atau mingguan (bukan bulanan) berdasarkan jumlah pengeluaran
Mungkin tipe suami yang terakhir ini sedikit menyiksa para istri karena merasa dimonitor. Istri hanya diberi uang untuk konsumsi keluarga yang diberikan per hari atau per minggu. Sedangkan untuk pembayaran lain-lain (nonkonsumsi) semuanya ditanggung oleh suami.

Setiap keluarga memang memiliki karakter dalam mengatur keuangan yang berbeda-beda. Dan tentu tidaklah bijak bila seorang istri membanding-bandingkan cara yang dipakai oleh tetangga atau kerabatnya dengan cara yang ia dan suaminya pakai. Membanding-bandingkan hanya akan merusak hubungan harmonis yang terjadi antara suami dan istri. Setiap cara memiliki kelebihannya dan kekurangannya masing-masing. Dan setiap rumah tangga juga memiliki kondisi yang berbeda.

Jika suami memberi gaji seluruhnya kepada isteri, maka isteri lebih leluasa mengatur keuangannya. Namun, jika suami tidak memberi semua gajinya atau bisa dibilang perhitungan maka isteri harus keratid untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga. []

Sumber: Ummi-Online



Artikel Terkait :

About Astiah

Check Also

rasa syukur, kecantikan, anugrah dari Allah

10 Bahan Alami Mencerahkan Bibir

Keindahan bibir dilihat dari bentuk dan warnanya, konon bibir dengan warna merah merona merupakaan dambaan setiap wanita. Begitu pentingnya bibir bagi penampilan kaum Hawa, bahkan membuat orang rela melakukan berbagai cara memerahkan bibir.

Tinggalkan Balasan