Breaking News
Picture: The Mountain Times

Anak Muda Hati-hatilah Puasamu Hanya Sekedar Haus dan Lapar

Saat ramadhan sepertinya menjadi kesenangan tersendiri bagi kawula muda. Berbagai macam acara telah mulai di rancang. Ngabuburit, sahur on the road, buka puasa bersama dan kegiatan lainnya. Namun, hati-hatilah jangan sampai puasa kita hanya sekedar mendapat lapar dan haus. Puasa kita kemudian tidak bernilai dan bahkan tidak mampu membuat dosa-dosa kita terampuni.

Rasulullah saw pernah bersabda, “Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi ia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya itu selain lapar dan haus.”

Memang puasa hakikatnya hanya menahan lapar dan haus sejak terbit matahari hingga terbenam matahari. Tetapi, jika hanya lapar dan haus saja tidak mungkin Allah memanggil orang beriman dan mewajibkan puasa. Tentu ada hal istimewa yang lebih dari sekedar lapar dan haus. Karena Allah pun memberikan kelimpahan pahala dan keberkahan di Bulan Ramadhan yang tak diberikan di bulan-bulan lainnya.

Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Al-Baqarah : 183)

Puasa diwajibkan atas orang-orang beriman untuk mendapatkan takwa. Takwa yang letaknya di hati. Dan jika hanya sekedar ibadah fisik dengan menahan lapar dan haus, tentu derajat takwa itu akan mudah didapat oleh siapapun.

Lapar dan haus hanya sekedar pintu. Hanya pembuka, karena sesungguhnya ibadah puasa seharusnya dapat menjaga diri dari perbuatan-perbuatan maksiat yang seringkali kita anggap kecil. Berpuasa dan bersama-sama dengan teman, tanpa kita sadari lisan kita tidak terjaga, menyanjung teman yang satu menyakiti teman yang lain. Tangan kita tidak mengarah pada kebaikan, demi menunggu waktu berbuka, kita asik berselancar di dunia maya, melihat media sosial dan kemudian hati kita ikut terkotori dengan prasangka dan hasad. Kaki kita tak melangkah pada tempat di mana nama-nama Allah di tinggikan dan tempat saudara-saudara kita memerluakan bantuan.

Fisik kita berpuasa, namun seluruh anggota tubuh kita masih tetap melakukan hal-hal yang telah dilarang oleh agama. Menunggu waktu berbuka, kita asik bersama teman-teman berkumpul di taman mengobrol kemudian mencari makanan berbuka hingga tepat waktu berbuka tiba. Kita ikut bersama kegiatan sosial berbagi sahur pada orang-orang jalanan, namun kemudian kita lalai menunaikan shalat.

Sungguh merugi jika puasa kita hanya mendapat sekedar haus dan lapar. Mari niatkan Ramadhan kali ini kita tidak hanya mendapatkan haus dan lapar, tetapi dapat menggapai derajat takwa dan mendapat ampunan Allah Subhanahu wa Ta’ala. []



Artikel Terkait :

About Wini

Check Also

HP, Menggerus Remaja

Jikapun yang mereka bicarakan, tak lupa juga lebih banyak membahas tentang fitur HP yang canggih dan terbaru.

Tinggalkan Balasan