Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Ketika Nabi Muhammad Meluruskan Kesalahan Sahabatnya

0

Kelembutan merupakan ciri khas dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Beliau selalu berlaku lemah lembut pada siapapun tidak hanya keluarga tapi juga para sahabatnya. Dan dalam meluruskan kesalahan pun beliau lakukan dengan lemah lembut.

Muawiyah bin Al-Hakam As-Sulami berkata, “Seorang lelaki bersin saat kami sedang melaksanakan shalat bersama Rasulullah. Aku pun mendoakan lelaki itu, “Yarhamukallah.

Orang-orang menatap dengan pandangan tak berkenan. Aku pun berkata, “Aduhai, mengapa kalian menatapku demikian?” mereka mulai memukul paha dengan tangan. Mereka berusaha mendiamkan aku saat kulihat ke arah mereka.

Rasulullah kini telah menyelesaikan shalatnya. Demi ayah dan ibuku, sebelum dan sesudah peristiwa ini, aku tidak melihat seorang guru yang lebih baik daripada beliau. Demi Allah, beliau tidak membentak, memukul, dan mencelaku. Beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak pantas berbicara dalam shalat seperti ini. Ucapan yang dibolehkan hanyalah tasbih, takbir, dan bacaan Al-Qur’an!”

Lihat bagaimana Rasulullah meluruskan kesalahan yang dilakukan oleh sahabatnya. Ia tidak marah, ia tidak melotot atau berbicara keras. Lihat bagaimana Muawiyah menggambarkan “Aku tidak melihat seorang guru yang lebih baik daripada beliau.”

Lalu bagaimana ketika kita melihat kesalahan pada anak-anak kita, teman dan kerabat kita? Seringkali kita bermaksud meluruskan dengan cara yang mungkin menyakiti hati mereka. Mencela, membentak, menatap tajam, Astagfirullah…[]

Sumber: Golden Stories Kisah-Kisah Indah Dalam Sejarah Islam, Mahmud Mushtafa Sa’ad & Dr, Nashir Abu Amir Al-Sumahi, Pustaka Al-Kautsar



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline