Breaking News

Ukhti, Berhati-hatilah pada 3 Macam Sombong Ini

Ukhti, ketika kita mampu untuk merenung dan berpikir, sebenarnya apa yang patut kita sombongkan? Apa yang patut kita pamerkan? Karena sesungguhnya yang patut sombong itu hanya Allah SWT. Allah lah yang memiliki dan menguasai bumi beserta isinya. Sedangkan kita sebagai manusia hanyalah hamba-Nya yang hina, dan tak layak untuk menyombongkan diri.

Sikap sombong atau tinggi hati biasanya muncul biasanya diakibatkan oleh tiga hal; merasa berkuasa (Mutakabbir), merasa paling hebat (Muhtaal), dan merasa paling kaya (Fahuur). Sikap sombong bisa saja selalu muncul dalam diri kita, tetapi kita tidak menyadarinya. Sikap sombong pun bagian dari potensi yang dengan mudah dijadikan rekayasa setan agar manusia terjerumus di dalamnya.

Bila sikap sombong tersebut sudah tertanam di dalam diri manusia karena tipudaya setan, maka akan dengan udah manusia tersebut dipengaruhi dan dikontrol. Dan manusia akan mudah diubah pemikirannya untuk membangkang dan kafir kepada Allah SWT.

Sikap sombong dapat mengakibatkan orang susah untuk maju dan berprestasi. Dalam Al-Quran orang-orang yang sombong digambarkan sebagai orang-orang yang hatinya terkunci, tersegel, dan tertutup. Sikap tertutup tersebut dicirikan dengan sikap yang selalu membenci dan mudah mengakar pada hatinya.

Ukhti, tatkala manusia sudah dalam tipudaya setan, maka misi setan dalam membelokkan tujuan baik manusia akan berhasil dengan lancar dan mudah. Masya Allah, semoga Allah senantiasa menjauhkan kita dari sikap sombong yang amat sangat dibenci-Nya.[]

Sumber: Motivasi Qurani Harian/Karya: Tasirun Sulaiman/ Penerbit: Grafindo

About Humaira

Dengan Ilmu, samudera luas mampu engkau arungi

Check Also

rasa syukur, kecantikan, anugrah dari Allah

10 Bahan Alami Mencerahkan Bibir

Keindahan bibir dilihat dari bentuk dan warnanya, konon bibir dengan warna merah merona merupakaan dambaan setiap wanita. Begitu pentingnya bibir bagi penampilan kaum Hawa, bahkan membuat orang rela melakukan berbagai cara memerahkan bibir.

Tinggalkan Balasan