Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman
COntoh Stiky

Usia Berapakah Anak Dipisah Tempat Tidurnya?

0

Pada umur tertentu, anak-anak telah mempunyai kesanggupan untuk menyadari perbedaan jenis kelamin. Hal ini umumnya dicapai oleh anak-anak yang telah berumur 10 tahun. Umur inilah yang disebut sinnut tamyiz.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh imam Abu Dawud, “Suruhlah anak-anakmu shalat ketika mereka berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka (jika tidak mau shalat) ketika mereka berumur sepuluh tahun; dan pisahkanlanh empat tidur mereka,” (HR. Abu Dawud).

Dalam hadits ini terdapat perintah yang sangat jelas diberikan para orang tua untuk memisahkan anak-anak, baik laki-laki dan perempuan, untuk memisahkan tempat tidur. Hal ini merupakan upaya menutup pintu bahaya yang kemungkinan terjadi jika mereka dibiarkan tidur bersama dalam satu kasur, ataupun dalam satu selimut.

Hal ini juga merupakan salah satu cara pendidikan anak, yang merupakan metode berpedoman dari hadits Rasul.

Perintah Rasulullah SAW untuk melakukan pemisahan tempat tidur ini secara praktis membangkitkan kesadaran pada anak-anak tentang status perbedaan kelamin. Cara semacam ini disamping memelihara nilai akhlaq sekaligus mendidik anak mengetahui batas pergaulan antara laki-laki dan perempuan.

Berkaitan dengan hal ini, para ulama mengatakan bahwa pemisahan tempat tidur ini merupakan hal yang wajib bagi orang tua sesuai dengan kemampuan.

Tentunya yang afdhol dan ideal, kamar terpisah juga, kita sediakan kamar khusus bagi mereka, tiap anak yang umurnya 10 tahun atau lebih mempunyai kamar sendiri-sendiri, selain untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, maka anak tersebutpun mempunyai kebebasan dalam privasinya, ia akan bebas ganti baju atau melakukan aktivitas lain yang sekiranya ia tidak ingin dilihat oleh orang lain, walaupun saudaranya sendiri. []

Sumber:rumahkeluargaindonesia



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline