Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Menuntut Ilmu atau Mengurus Keluarga?

0

Seorang ibu yang semangat menuntut ilmu memanglah bagus. Terlebih jika ilmu itu adalah ilmu agama. Tapi, kadang kala saat jadwal belajarnya di pagi hari menjadikan ibu yang mempunyai anak tak dapat menyiapkan sarapan untuk anaknya atau anaknya tidak terurus.

Maka hendaklah berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memadukan dua kebaikan, antara kewajiban seorang ibu mengurus anak dan belajar, mungkin bisa diatur waktu memberi makan anak lebih pagi lagi, atau mengusahakan jadwal belajar yang lain.

Kemudian jika memang tidak bisa dipadukan, hendaklah didahulukan mengurus anak, adapun belajar bisa dengan cara lain seperti mendengarkan ceramah dari kaset atau lainnya. Sebab membiarkan anak kelaparan atau meninggalkan tugas sebagai seorang istri dan ibu adalah suatu mudarat, walaupun belajar agama adalah sebuah maslahat, tetapi kaidah umum dalam syari’at adaalh menolak kerusakan lebih didahulukan dibanding meraih kemaslahatan.

Maka ummi dahulukan keluargamu. Jangan sampai mereka terlantar karena Anda sibuk menuntut ilmu. []

Sumber: Sofyanruray



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline