Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Didasari Harta, Apakah Pernikahan Dapat Bertahan Lama?

0

Tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak sekali hubungan pernikahan yang didasari oleh harta. Entah ini karena paksaan orangtua atau bahkan karena permasalahan lain.

Sebagai seorang muslimah, hendaknya kita mengutamakan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dibanding berapapun banyaknya motivasi untuk menikah, bahwa yang paling utama dipilih saat menikah adalah agama dan akhlak.

Shalihah, sebenarnya pernikahan yang didasari oleh harta akan sulit bertahan. Sulit bertahan jika yang berharta itu “tak beragama”. Ini karena materi adalah hal yang kondisinya bisa naik dan turun. Karena itu, hubungan yang didasari oleh materi atau harta mudah rapuh dan tak jarang berantakan alias runtuh.

Membina hubungan itu dibutuhkan kerja keras karena ada masa naik dan turunnya. Jika hubungan didasari oleh hal-hal yang berkaitan dengan kesenangan seperti masalah harta, uang banyak, bisa jalan-jalan kemanapun tanpa mikir maka konflik akan lebih mudah datang.

Lalu yang menjadi pertanyaan selama ini adalah apakah hubungan yang didasari oleh harta bisa menumbuhkan cinta?

Hubungan yang didasarkan karena harta bukan berarti tidak bisa menumbuhkan cinta. Cinta bisa ditemukan jika pasangan mau berusaha bersama menemukan hal-hal lebih dalam, merajut cinta karena Allah dengan ngaji bersama, pergi haji atau umrah bersama, itu lebih sweet ketimbang hanya memikirkan materi dan kesenangan. Psikolog pun menyarankan agar definisi materi tak hanya terbatas pada uang dan barang. Namun, bisa lebih luas seperti waktu kebersamaan atau kehangatan dalam keluarga.

Dikutip dari liputan6, “Hubungan kan bukan sekadar materi. Misalnya keinginan bersama untuk mengasuh anak dengan kasih sayang dan rasa tanggung jawab,” tutup Ika Nirmala seorang psikolog dari Yayasan Pulih.

Demikian semoga bermanfaat ya shalihah. []

 

Sumber: Liputan6



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline