Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Wujud Saling Mencintai Karena Allah

0

Siapa yang tidak mengenal kata cinta? Cinta adalah fitrah yang dimiliki setiap manusia. Dalam kehidupan manusia cinta muncul dalam berbagai hal termasuk cinta kepada lawan jenis, anak, bahkan kepada saudara sesama muslim.

Cinta bisa menjadi indah, bila kita dapat menjaga cinta tersebut. Yaitu ketika kita mencintai karena Allah SWT bukan karena nafsu semata. Jika kita mengikuti hawa nafsu, maka cinta akan membawa kepada kesengsaraan.

Dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda: “Tali iman yang paling kuat adalah mencintai karena Allah dan membenci karena Allah,” (HR at-Tirmidzi).

Dalam hadits yang lain, cinta karena Allah SWT bahkan menjadi ciri kesempurnaan iman seorang Muslim, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Siapa saja yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah, maka sungguh telah sempurna imannya,” (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

Ada beberapa faktor yang dapat mengokohkan kecintaan kita di jalan Allah SWT kepada saudara kita sesama Muslim.

Pertama: Saling mengucapkan salam. Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah kalian masuk surga sehingga kalian beriman. Tidakkah kalian beriman sehingga kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan tentang sesuatu yang apabila kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian,” (HR Muslim).

Kedua: memberitahukan kepada orang yang dicintai bahwa kita mencintai dia karena Allah SWT. Diriwayatkan dari Abu Dzar ra bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Apabila ada seorang dari kalian mencintai temannya hendaklah dia mendatangi rumahnya dan mengabarinya bahwa ia mencintai dirinya karena Allah SWT,” (HR Ibnul Mubarak dalam kitab Az-Zuhd, hlm. 712).

Ketiga: Saling mengunjungi. Rasulullah SAW juga pernah bersabda, sebagaimana pula dituturkan oleh Abu Hurairah ra, “Wahai Abu Hurairah! berkunjunglah engkau dengan baik, tidak terlalu sering dan terlalu jarang, niscaya akan bertambah sayang,” (HR ath-Thabrani dan al-Baihaqi).

Keempat: Saling memberi hadiah. Rasulullah SAW bersabda, sebagaimana dituturkan oleh Abu Hurairah ra, “Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai,” (HR al-Bukhari dan al-Baihaqi).

Kelima: Memiliki empati. Rasulullah SAW bersabda, “Orang-orang Mukmin itu ibarat satu jasad; apabila satu anggota badan sakit, maka seluruh jasad turut merasakan sakit dengan demam dan tidak dapat tidur,” (HR Muslim).

Keenam: Jangan berprasangka buruk dan melakukan ghibah. Allah SWT berfirman (yang artinya): Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa. Jangan pula sebagian kalian menggunjingkan (ghibah) sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kalian akan merasa jijik, (QS al-Hujurat: 12).

Rasulullah SAW pun bersabda, sebagaimana dituturkan oleh Abu Hurairah ra, “Allah berfirman pada Hari Kiamat, ‘Di manakah orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku pada hari ini? Aku akan menaungi mereka dalam naungan-Ku pada hari yang tiada naungan kecuali naungan-Ku,’” (HR Muslim).

Rasulullah SAW juga menceritakan dari Rabb-nya melalui sabdanya, “Orang-orang yang bercinta karena Allah berada di atas mimbar-mimbar dari cahaya dalam naungan ‘Arsy pada hari yang tiada naungan kecuali naungan-Nya.”

Rasulullah SAW pun bersabda, sebagaimana penuturan Muadz bin Jabal, bahwa Allah telah berfirman, “Orang-orang yang bercinta karena keagungan-Ku, mereka mendapatkan mimbar-mimbar dari cahaya sehingga para nabi dan syuhada iri kepada mereka,” (HR at-Tirmidzi). []

 

Sumber: rumahkeluargaindonesia



Artikel Terkait :
Loading...
Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline