Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Muslimah Rapatkan Hijabmu

0

Bagaimana menyolidkan kinerja ikhwan dan akhwat , karena selama ini sering kali antara ikhwan dan akhwat bermaksud menjaga interaksi, namun terkadang ada hal hal yang seharusnya dikomunikasikan namun tidak di lakukan sehingga seringkali muncul masalah atau kesalahpahaman ikhwan dan akhwat?

Interaksi ikhwan dan akhwat merupakan masalah klasik dalam kehidupan sehari-hari.hal ini dikarenakan laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan. Perempuan relatif lebih peka dan sensitif. Perempuan lebih tertata dalam menyusun agenda, perempuan melakukan segala seuatu dengan perencanaan yang cukup baik. Maka dari itu saat ini banyak dijumpai perempuan yang menjadi profesional.

Sedangkan laki-laki cenderung egois dan self-oriented. Seorang laki-laki lebih bisa menghabiskan waktunya sendirian dibandingkan perempuan. Pria relatif lebih ingin diperhatikan dan dipahami, karena sedikit ”sentuhan” saja bisa membuat seorang pria berpikir terbalik 180¬o.

Akibat ketidakpahaman akan sikap satu sama lain sering terjadinya kesalahpahaman dalam organisasi. Jika terlalu bersikeras memahami pun justru dikhawatirkan akan menimbulkan hal-hal yang kurang patut dilakukan.

Maka dalam memahami satu sama lain, berkomunikasi tanpa wajah ketus dan praduga Salah satu caranya adalah dengan Menggunakan hijab saat rapat. Ada macam-macam hijab yang digunakan dalam rapat masing-masing organisasi. Ada yang menggunakan tembok permanen, kain, kayu ataupun hijab pandangan.

Ada pun hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan hijab adalah sebagai berikut :
a) Jelasnya perkataan setiap anggota rapat
b) Tidak membuat ikhwan dan akhwat terkesan rapat sendiri
c) Pemimpin rapat bisa melihat semua peserta rapat (ikhwan dan akhwat)
d) Kondisi peserta harus tetap kondusif, jangan sampai karena terpisah oleh tembok, atau papan besar membuat peserta rapat tidur-tiduran karena tidak tampak oleh lawan jenis
e) Ada medua penghubung informasi yang bisa dilihat oleh semua peserta, seperti papan tulis, agar tidak terjadi assymetric information
f) Tidak menimbulkan kesan angker atau eksklusif terhadap orang selain kader yang melihat proses rapat
Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam berhijab saat koordinasi antara ikhwan dan akhwat. Janganlah hijab tersebut justru menjadi penghambat munculya ide-ide dan gagasan besar para aktivis muslim. Melainkan menjadi cara tepat koordinasi tanpa reaksi negatif. []

Redaktur: Karisa P. Yeli



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline