Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Para Istri Bantulah Suami Meningkatkan Ketakwaannya, Agar Rezeki Lancar

0

Masalah rezeki biasanya menjadi perhatian terbesar para istri. Hal ini wajar karena biaya hidup terus meningkat. Masalah rezeki atau ekonomi ini juga kadang menjadi salah satu alasan perceraian suami istri. Namun, tahukan bahwa rezeki sudah Allah tentukan dan Allah Maha Pemurah. Seharusnya pada Allahlah kita berserah atas rezeki kita dan keluarga. Ketika berada dalam kesempitan, maka bantulah para suami untuk meningkatkan ketakwaannya.

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3).

Takwa menjadi syarat bagi datangnya pertolongan Allah. Allah akan memberikan jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan Allah telah menunjuk para lelaki (suami) menjadi pemimpin bagi keluarga, karena kelebihan yang diberikan dan karena lelaki menafkahkan sebagian rezekinya. Karena itu, sebagai istri sebaiknya dapat bersama-sama meningkatkan ketakwaan pada Allah, agar Allah memberi jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak di sangka-sangka.

Bagaimanakah meningkatkan takwa?

Mari kita renungkan firman Allah tentang ciri-ciri orang bertakwa;

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengatahui.” (Qs. Ali ‘Imran: 133-135)

Dalam surat Ali Imron di atas beberapa catatan mengenai ciri orang bertakwa adalah berinfak/bersedekah dalam keadaan lapang maupun sempit, menahan kemarahan di saat kita mampu melampiaskannya dan memaafkan kesalahan orang yang berbuat salah kepada kita. Perbuatan-perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang bersumber dari ketakwaan hati dan bersih dari kepentingan pribadi serta memperturutkan hawa nafsu. Selanjutnya orang yang bertakwa apabila melakukan perbuatan keji, perbuatan dzalim, perbuatan menganiaya diri sendiri bersegera bertobat dan tidak mengulanginya.

Disinilah peran istri sangat penting untuk bersama-sama suami meningkatkan ketakwaan. Tidak menghalangi suami dan mendorong suami untuk berinfak/bersedekah baik dengan harta maupun tenaga dan ilmunya. Meredam emosi suami ketika memiliki amarah atau kekecewaan dan menghiburnya agar dapat segera memaafkan kesalahan orang lain. Mengingatkan suami ketika melakukan kesalahan dengan cara yang lembut dan bersegera memohon ampunan.

Nampaknya sederhana, namun sesungguhnya takwa merupakan pekerjaan hati. Memohonlah pada Allah agar selalu menjaga hati dalam ketaatan dan ketakwaan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Takwa itu terletak di sini”, sambil beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menunjuk ke dada/hati beliau tiga kali. (HR. Muslim 2564) []

Sumber: Muslim.or.id



Artikel Terkait :
Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline