Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Ngidam yang Cerdas ya!

0

Sangat membahagiakan memang ketika berita kehamilan sampai ke telinga keluarga dan orang-orang terdekat. Nah biasanya di awal kehamilan, mayoritas wanita sering kali merasakan sesuatu yang berbeda pada tubuhnya. Misalnya, badan yang melemas dan lemah, mual-mual sampai muntah, sangat peka terhadap bau-bauan yang tajam, suka yang asam-asam, bahkan menginginkan sesuatu dengan teramat sangat dan biasanya aneh-aneh atau jarang ada. Itulah yang sering diartikan dengan ngidam.

Kalau kata orang-orang terdahulu, kalau seorang wanita hamil itu ngidam, maka apa yang diinginkannya harus dipenuhi oleh sang suami. Karena itu keinginan bayi yang dikandungnya, menurut mitos tersebut. Kalau tidak dipenuhi, maka bayi yang lahir nantinya akan ngileran.

Wah, benarkah begitu?

Ngidam, selama masih berada dalam batas kewajaran dan normal, tentu masih dapat dimaklumi dan tidak ada larangan dalam Islam. Seperti misalnya ibu hamil senang makan mangga muda, atau ingin makan yang segar-segar lainnya, maka itu boleh.

Tapi jika sudah di luar batas kewajaran, bahkan melanggar syariat, maka ini hukumnya haram. Misalnya, ibu hamil ingin makan mangga curian, ingin mencoba makan daging babi, atau ibu hamil tidak mau berdekatan (bahkan bersikap seolah-olah alergi) dengan suaminya dengan alasan ini keinginan si bayi, atau menginginkan sesuatu yang mana itu mustahil atau memberatkan untuk dilakukan.

Sebagai seorang wanita yang cerdas, seorang ibu hamil seharusnya tahu batasan-batasan yang boleh dan mana yang tidak boleh. Jika apa yang diidamkannya adalah suatu hal yang menyalahi syariat, sudah tentu ia harus sadar bahwa itu adalah nafsu yang datangnya dari syaitan.

Banyak ibu yang mengalami kehamilan yang merasa tidak sabar dalam menghadapi masa-masa sulitnya. Bahkan diantaranya tidak ingin hamil lagi. Padahal, hamil, melahirkan, dan memiliki anak adalah ujian yang memiliki pahala yang besar bagi mereka yang bersabar menghadapinya. []

 

Sumber: Fiqhwanita



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline