Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Istimewanya Wanita yang Berakhlak Baik, Subur dan Penyayang

0

Sungguh Islam memuliakan seorang wanita.

Sungguh Islam adalah yang paling tinggi dalam menjunjung derajat seorang wanita.

Sebagaimana kita tahu bahwa wanita adalah sebaik-baiknya perhiasan dunia, yang termahal, tercantik, terpelihara, termulia.

Dan sebuah kemuliaan besar ketika seorang laki-laki bisa didampingi seorang wanita shalihah. Itulah salah satu karunia terbaik yang didapat setelah keimanan.

Sebagaimana berkata ‘Ali bin al-Ja’d, telah memberitakan kepada kami Syu’bah dari Mu’awiyah bin Qurrah, beliau berkata: “Aku mendengar ayahku berkata:” “Berkata ‘Umar bin al-Khaththab semoga rahmat Allah tercurahkan kepadanya:

وَاللَّهِ مَا أَفَادَ امْرُؤٌ فَائِدَةً بَعْدَ إِيمَانٍ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرًا مِنَ امْرَأَةٍ حَسَنَةِ الْخُلُقِ، وَدُودٍ وَلُودٍ.

“Demi Allah tidaklah seseorang memberikan faidah yang lebih baik setelah keimanan kepada Allah ‘Azza wa Jalla daripada seorang wanita yang berakhlak baik, subur (banyak keturunan) lagi penyayang.

وَاللَّهِ مَا أَفَادَ امْرُؤٌ فَائِدَةً بَعْدَ كُفْرٍ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ شَرًّا مِنَ امْرَأَةٍ سَيِّئَةِ الْخُلُقِ، حَدِيدَةِ اللِّسَانِ.

Dan demi Allah, tidaklah seseorang memberikan faidah yang lebih buruk setelah kekufuran kepada Allah ‘Azza wa Jalla daripada seorang wanita yang jelek akhlaknya lagi tajam lisannya.

وَاللَّهِ إِنَّ مِنْهُنَّ لَغُلًّا مَا يُفْدَى مِنْهُ، وَإِنَّ مِنْهُنَّ لَغُنْمًا مَا يُحْذَى مِنْهُ

Demi Allah sungguh di antara mereka ada yang benar-benar (seperti) belenggu yang hendaknya dilepas (diganti). Dan (sebaliknya) sungguh di antara mereka ada yang benar-benar (seperti) benda berharga (harta rampasan perang dan sejenisnya) yang bisa dimanfaatkan dan diikuti (diteladani).”

SHAHIH

 

Sumber: Musnad Ibnul Ja’d (1077) dan Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannaf beliau (17427)



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline