Breaking News
Foto: Susan D'Arcy Photography

Anak Berbohong, Kenapa?

Kebanyakan orang tua tidak menyadarinya, bahwasanya penyebab utama anak berani berbohong adalah karena mereka sendiri yaitu orang tuanya. Kenapa orang tua dikatakan penyebab utama anak berbohong? Karena orang tualah yang paling dekat dengan anaknya dilingkungan rumah. Sejak kecil, anak tersebut bersama kedua orang tuanya. Namun, kenapa anak tersebut berani melakukan kebohongan? Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai penyebab anak berani berbohong.

Pertama, kenangan atau pengalaman yang tidak enak dari sikap orang tua. Kebanyakan orang tua selalu memarahi anaknya jika anak tersebut melakukan kesalahan walaupun hanya sedikit. Orang tua beranggapan bahwa si anak tidak boleh melakukan kesalahan. Bukannya memberikan nasihat dengan cara yang baik kebanyakan orang tua justru memarahi anaknya dan si anak terus merasa disalahkan, dari situlah si anak mulai merasa bahwa dirinya lebih baik berbohong daripada harus dimarahi.

Kedua, si anak takut terkena hukuman bila melakukan kesalahan. Banyak sekali orang tua yang apabila anaknya melakukan kesalahan, justru memberikan hukuman kepadanya. Baik itu hukuman dengan cara dibentak, dimarahi, ataupun bahkan ada yang dihukum secara fisik. Hal ini menyebabkan ketakutan yang berlebihan. Sehingga anak akan menutupi segala macam kekeliruannya dengan kebohongan.

Ketiga, anak meniru kelakuan orang tuanya, yaitu suka berbohong. Contoh mudahnya yaitu ketika anak meminta untuk dibelikan sesuatu. Namun, orang tua berkata bahwa ia tidak memiliki uang untuk membeli barang tersebut. Padahal si anak tau, bahwa orang tuanya mampu untuk membelikan barang tersebut. Disitulah anak akan meniru kebohongan orang tuanya.

Keempat, anak merasa bersalah dan membutuhkan solusi. Namun, orang tuanya tidak sanggup memberikan solusi apa-apa. Bahkan, justru orang tuanya akan menghukumnya bila tahu kesalahan anaknya. Maka, anak tersebut lebih memilih untuk berbohong demi keamanan dirinya.

Itulah keempat point kenapa anak berani berbohong kepada orang tuanya sendiri. Sadarilah bahwa orang tua adalah cerminan utama bagi si anak dan perlakuan orang tua kepada anak sangatlah berpengaruh bagi kepribadian anak. []



Artikel Terkait :

About Ummu Khadijah

Check Also

hambatan belajar anak

Apakah Anak Anda Alami Depresi?

Sama seperti orang dewasa anak-anak mengalami perubahan perasaan. Mereka bisa merasa bosan, cemas, sedih, kecewa, malu, dan takut. Orang dewasa yang memiliki kematangan psikologis cenderung tahu bagaimana mengontrol perasaan-perasaan tersebut. Sementara anak-anak, cenderung belum bisa mengontrol dan mengelolanya dengan cara yang baik dan sehat. Penting untuk mengajari mereka keterampilan menghadapi ketakutan, menenangkan diri, dan menghibur diri.

Tinggalkan Balasan