Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Saat Berjuang Serukan Kebaikan, Apakah Ukhti Pernah Bertemu Salah Satu Hal Ini?

0

 

Sesuatu yang diserukan tentu akan mendapatkan respon. yang didapat bisa saja baik ataupun buruk. Begitupun seruan kebaikan. Seorang muslimah yang sedang berjuang dalam menyerukan kebaikan pasti akan menemukan jenis-jenis respon terhadap dakwahnya sebagai berikut:

1. Mukmin

Respon seorang mukmin terhadap seruan kebaikan adalah dengan ikut bergabungnya ia dalam perkara kebaikan tersebut. Mendukung baik berupa moril maupun materil.

2. Orang yang ragu-ragu

Dalam dakwahmu pasti pernah kau temui orang yang ragu-ragu dalam menerima seruan kebaikan, mereka ingin melangkah tetapi ketakutan kehilangan sebagian yang telah diupayakan. Akhirnya seorang muslimah yang menghadapi orang dengan penuh keragu-raguan ini harus berusaha lebih keras dalam menyeru dan yang terpenting mendo’akan agar keraguan tersebut bisa hilang.

3. Orang yang oportunis

Orang-orang oportunis merupakan mereka yang menghitung berapa banyak keuntungan dan kerugian yang didapat ketika mereka menerima seruan kebaikan dari seorang muslimah. misalnya ia akan ikut kajian apabila dalam kajian tersebut tersedia sembako. Menghadapi orang yang seperti ini seorang muslimah harus berusaha merubah orientasi keuntungan dunia yang ingin diraih olehnya menuju keuntungan akhirat, begitupun konsep kerugianna.

4. Orang yang arogan

Orang ini adalah mereka yang berprasangka buruk dan melihat dengan kaca mata dengki juga bertahan pada praduga-praduganya terhadap pergerakan seorang muslimah.

Ukhti engkau pernah menemui yang mana, atau engkau merupakan target dakwah yang mana. Siapapun yang ditemui ingatlah selalu firman Allah, “sesungguhnya kamu tidak dapat memberi hidayah pada orang yang kamu sukaitapi Allah memberi hidayah pada siapa saja yang ia sukai,” (Al-Qosos:56).

Tetaplah istiqomah menyerukan kebaikan. Karena seruan kebaikan insyaAllah diserukan oleh mereka yang dalam keadaan baik, mengajak pada kebaikan, menggunakan bahasa yang baik dan apabila Allah ridhaa tentu akan berakhir kebaikan. []

Redaktur : Karisa P. Yeli
Image : katasufi.files.wordpress.com



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline