Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Empat Perkara Sumber Bahagia

0

Sudahkah Anda merasakan bahagianya berumah tangga?

Rasulullah ﷺ bersabda :

” أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيُّ. وَأَرْبَعٌ مِنَ الشّقَاءِ: الْجَارُ السّوءُ، وَاَلْمَرْأَةُ السُّوءُ، وَالْمَركَبُ السُّوءُ، وَالْمَسْكَنُ الضَّيِّقُ “

Artinya:

“Ada empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu: istri yang shalihah, tempat tinggal yang lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman.

Dan ada empat perkara termasuk dari keletihan, yaitu: tetangga yang tidak shalih, istri yang tidak shalihah, kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit.”

HR. Ibnu Hibban dalam kitab Shahihnya (no. 1323) dari sahabat Sa’ad bin Abi Waqqosh radhiyallahu ’anhu dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Ash-Shahihah, juz: 1/hal: 571 (no. 282).

Catatan faedah:

Sebagian ulama mensyarah hadits di atas dengan mengatakan:

1. Istri dan tetangga yang shalih adalah istri dan tetangga yang muslim, tidak menyakiti suami atau tetangganya dengan perbuatan keburukan, baik dengan lisan maupun perbuatan serta membantunya agar selalu mengingat Allah ’Azza wa Jalla dan menjauh dari perbuatan dosa.

2. Keluasan rumah itu tergantung kepada keluasan hati (sifat qanaah/rasa bersyukur) seorang hamba. Jika ia bersyukur dengan rumah yang diberikan Allah ’Azza wa Jalla kepadanya, maka bagaimanapun ukurannya, ia akan selalu merasakan kelapangan.

4. Kendaraan yang nyaman adalah kendaraan yang mudah untuk dia gunakan di jalan Allah, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat sehingga dapat menjauhkannya dari beribadah kepada Allah ’Azza wa Jalla.

Semoga keluarga kaum muslimin senantiasa diberi kebahagiaan dalam menjalankan rumah tangganya. []

 

Sumber: Channel Mutiara Faedah



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline