Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Agar Dapatkan Anak yang Shalih, Begini Awalnya

0

Berbagai aspek dalam kehidupan manusia di atur dengan baik dalam agama Islam. Begitu pula dalam hal mendidik anak. Islam mengajarkan kepada setiap orang tua untuk berlaku kasih sayang terhadap anak anak .

Pendidikan tentang akhlak memang utama untuk di berikan sebagai pengajaran terhadap anak. Namun terdapat beberapa faktor lainnya juga yang bisa sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

Dan berikut beberapa cara mendidik anak secara islami beserta beberapa faktor yang dapat menyebabkan berhasil tidaknya Kita sebagai orang tua dalam mendidik anak.

1. Memilih Istri yang Baik
Secara syariat, anak tidak akan terlahir ke alam dunia jika tidak adanya hubungan antara lelaki dan perempuan yang dalam hal ini adalah suami dan istri. Anak yang terlahir dari rahim sang istri akan otomatis mewarisi 50 % lebih kebiasaan atau sifat dari orang tua terutama istri.

Oleh karena itu, menentukan kualitas perempuan yang nantinya akan menjadi madrasah pertama bagi sang anak adalah suatu yang sangat penting.

Dalam islam terdapat beberapa kriteria untuk seorang pria dalam menentukan perempuan yang akan dijadikan istri. Yang pertama adalah karena wajahnya, hartanya, keturunan dan yang paling pentingnya lagi adalah yang terakhir yaitu agama.

Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu allaihi wasallam bersabda yang artinya : “Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung,” (HR Bukhari, Muslim, Al Nasa’i, Abu Dawud Ibn Majah Ahmad ibn Hanbal, dan Al Darimi dalam kitabnya dari sahabat Abu Hurairah ra).

2. Berdoa kepada Allah agar dikarunia keturunan yang shalih
Berdoa merupakan sebuah keharusan bagi setiap manusia. Tidak hanya anjuran dalam agama Islam dalam agama lainpun adalah sebuah keharusan sebagai pertanda akan kelemahan diri dan tidak kuasanya manusia dalam kehidupan ini.

Begitu pula bagi kita yang menghendaki untuk mempunyai keturunan yang saleh saliha tentunya berdoa haruslah senantiasa digalakan agar Alloh memberikan keturunan keturunan yang dapat menentramkan hati bukan malah melahirkan keturunan yang lahirnya begitu disesali.

Terdapat beberapa bait do’a yang bisa Anda amalkan agar Allah mengkarunia kita dengan anak-anak yang menyejukan hati

Doa Nabi Dzakariya a.s. Meminta Anak yang Baik :
“Robbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii’ud du’aa.”

“Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa,” (Q.S. Ali Imron: 38).

Doa Meminta Kebaikan pada Anak dan Istri :
“Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.”

“Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa,” (Q.S. Al Furqon: 74).

3. Memberi nama-nama dan julukan yang Baik
Dalam Islam pemberian nama yang baik merupakan sebuah keharusan. Nama yang mempunyai artian baik akan menjadikan sang anak yang diberi nama tersebut berlaku sesuai dengan makna dari nama tersebut. Nama yang baik bisa diperoleh dari kitab suci Al qur’an, nama nama Alloh shubhanahu wa ta’ala yang terkumpul dalam asmaul husna.

Sebagai contoh kita beri nama anak kita dengan nama Hilman Abdul Fatah yang mempunyai arti Hamba Allah yang bijaksana dan terbuka dengan maksud supaya anak Kita nanti mempunyai kepribadian yang bijaksana serta terbuka terhadap ilmu dan juga membuka jalannnya pintu keberkahan dalam keluarga. Dan dengan nama panggilan iman agar dia senantiasa hidup dalam naungan iman.

Loading...

“Sesungguhnya nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman,” (HR. Muslim no. 2132)

4. Menanamkan keimanan dan akidah
Setelah anak diberikan pendidikan berupa akhlak yang baik, yang selanjutnya harus orang tua lakukan adalah memberikan pengetahuan tentang dasar dasar ketauhidan dan aqidah. Mengetahui tentang siapa tuhan yang telah menciptakannya sehingga ia akan selalu terjaga dari sifat sifat yang menyekutukan Allah.

Pertama yang harus diajarkan adalah tentang syahadat beserta maknanya kemudian rukun iman dan juga rukun islam yang merupakan syarat utama untuk menjadi seorang muslim yang taat karena tujuan utama manusia diciptakan adalah semata hanya untuk beribadah pada tuhannya.

Sebagaimana dalam Ayat Al qur’an

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku,” (QS. Adz-Dzariyaat: 56)

5. Memberikan pendidikan terhadap anak dengan serius
Sebelum mempunyai anak atau bahkan jauh hari sebelum Anda merencanakan untuk menikah, terdapat hal serius yang harus dipikirkan oleh suami maupun istri dengan matang-matang. Yaitu tentang pola pendidikan anak. Tentu Kita menyadari bahwa pendidikan anak adalah sangat penting, terutama pendidikan anak dalam hal agama yang mengenalkan anak terhadap siapa itu Tuhanya.

Perlu adanya keseriusan yang terjalin antara suami dan istri dalam mendidik anak. Saling bekerja sama supaya anak dapat menjadi seseorang yang besarnya dapat menjadi pribadi yang berguna bagi agama, negara terutama keluarga.

Anak bisa jadi investasi juga bisa jadi sebuah kerugian bagi orang tua di kemudian hari.

“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampunkan (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (Surah At-Taghabun: 14).

Itulah diantara sebagian cara mendidik anak menurut agama Islam. Mari Kita sama sama berdo’a kepada Allah Ta’ala agar diberikan keturunan yang soleh dan shalih. Amiin. []

Sumber: IslamMedia



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline