Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Ukhti Pernah Futur? Ini Penyebabnya

0

Sebagai muslimah baik yang berada pada fase istiqomah maupun baru berhijrah pasti sering menjumpai kata futur, atau mungkin sering pula merasakannya. Futur atau berdiam, malas, santai, dan lamban. Dapat diartikan juga sebagai terputusnya kegiatan setelah berjalan lama.

Beberapa hal berikut merupakan hal-hal yang dapat menyebabkan kefuturan :

1. Berlebihan dalam din (agama)

Seseorang yang baru berhijrah biasanya menjejali diri dengan berbagai ilmu agama bahkan sebelum berusaha menerapkannya, nyatanya berlebihan dan tergesa-gesa dalam perkara agama pun merupakan penyebab kefuturan yang justru menghambat proses menuju keistiqomahan.

2. Berlebihan dalam perkara yang mubah

Sudah menjadi hal yang lumrah apabila sebagai seorang perempuan, setiap muslimah pasti memiliki hobi-hobi kodratinya seperti misalnya menonton drama korea, berbelanja, berhias dan lain sebagainya. Namun perkara-perkara mubah tersebut jika terlalu sering dilakukan merupakan faktor penyebab kefuturan.

3. Memisahkan diri dari kelompok

Berkelompok dengan kawan-kawan shalihah dapat lebih membentengi diri. Dibandingkan memilih kesendirian yang berujung kebinasaan.

4. Sedikit mengingat akhirat

Cinta dunia dan sedikit mengingat akhirat merupakan faktor yang paling berbahaya dalam menciptakan suasana futur. Jika terlalu lama melakukannya seorang muslimah akan kesulitan menemukan pijakan untuk kembali kecuali atas ridha Allah.

5. Melalaikan amalan

Melalaikan amalan baik yang biasa dilakukan secara tiga kali berturut-turut merupakan ciri-ciri kefuturan.

6. Masuknya barang haram kedalam tubuh

Tidak akan menjadi suatu kebaikan apabila daging yang tertanam dalam tubuh berasal dari makanan haram . Perhatikanlah tiap-tiap makanan yang akan masuk ke kerongkonganmu. Karena makanan bisa menentukan mudah atau tidaknya diri menerima hidayah.

7. Tidak mempersiapkan diri menghadapi tantangan

Dalam menegakan agama ini tentu dihadapkan berbagai rintangan, apabila seorang muslimah tidak siap maka saat ada tantangan yang datang justru ia memilih untuk menghindar dari tugas jamaah dan akhirnya mengalami kefuturan.

Loading...

8. Bersahabat dengan orang-orang lemah

Sahabat yang lemah akan melemahkan, maka bersahabatlah dengan yang akan menguatkanmu ketika engkau mulai lalai.

9. Tidak istimror atau berkelanjutan

Melakukan sesuatu secara tidak rutin seperti misal sedekah, solat berjamaah, berhalakah akan membuat kita lebih mudah dalam meninggalkan ibadah tersebut.

10. Terjatuh dalam kemaksiatan

Tidak ada prlaku maksiat yang mengundang kebaikan, maka wajar saja jika bermaksiat akan diiringi dengan kefuturan

Kesepuluh hal tersebut harus kita hindari agar kefuturan tidak menyertai. []

Redaktur : Karisa P. Yeli



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline