Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Mahar Terindah dan Terbesar Sepanjang Sejarah

0

Apa mahar yang diinginkan saat menikah? Emas, rumah atau mungkin mobil. Sebenarnya mahar apakah yang dinilai paling indah dan paling besar dalam sejarah?

Jika dinilai dengan ukuran materi, maka mahar emas atau rumah mungkin menjadi yang paling besar. Mahar pun dapat didesain seindah dan semenarik mungkin. Tapi ini bukan kisah tentang mahar terbesar dan terindah yang bernilai materi di dunia. Ini kisah tentang seorang wanita ahli surga yang meminta mahar termahal pada orang yang ingin melamarnya.

Dia adalah Ummu Sulaim yang merupakan ibunda dari pelayan kesayangan Rasulullah Anas bin Malik ra. Ummu Sulaim termasuk wanita yang bersegera memeluk Islam saat ketika tanda-tanda Islam muncul di Kawasan Jazirah. Suaminya Malik marah saat Ummu Sulaim memeluk Islam, dan ia lebih marah saat Ummu Sulaim mengajarkan puteranya Anas bin Malik syahadat sejak masih dalam susuan. Malik terbunuh oleh musuh saat keluar rumah dengan marah.

Ummu Sulaim meneruskan mendidik Anas bin Malik dalam Islam. Ia menanamkan pada puteranya untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya. Saat Rasulullah hijrah ke Madinah, Ummu Sulaim dan Anas bin Malik datang menyambut dan menyerahkan Anas bin Malik untuk menjadi pelayan Rasulullah dan meminta doa pada Rasulullah. Rasulullah mendoakan Anas bin Malik memiliki harta dan keturunan yang banyak, dan doa itu dikabulkan Allah.  Tercatat Anas bin Malik adalah orang Anshar yang paling banyak memiliki harta dan keturunannya mencapai 129.

Ummu Sulaim memiliki kedudukan yang baik di hadapan Rasulullah, beliau selalu masuk dan mengucapkan salam ketika melewati rumahnya.  Ummu Sulaim dan Anas bin Malik menjadi perbincangan dengan rasa kagum dan hormat. Abu Talhah yang mendengar kabar itu menjadi tertarik dan tumbuh rasa cinta pada Ummu Sulaim. Namun, saat ia datang melamar Ummu Sulaim, ia ditolak.  Ummu Sulaim tidak ingin menikah dengan lelaki yang masih musyrik. Abu Talhah sangat sedih, namun tidak putus asa. Esok harinya ia kembali datang dan membawa mahar yang lebih menarik. Tetapi, Ummu Sulaim adalah wanita yang teguh pada ke-Islamannya, ia tidak tertarik pada mahar yang mahal. Ummu Sulaim berkata, “Demi Allah, lelaki sepertimu tak patut ditolak siapapun. Tetapi, engkau ini lelaki kafir, sementara saya adalah wanita muslimah. Aku tidak boleh menikah denganmu.

Ketika Abu Talhah menawarkan emas dan perak, Ummu Sulaim tidak tertarik dan ia hanya mengingkan ke-Islaman Abu Talhah jika ingin menikah dengannya. Kata-kata Ummu Sulaim menggetarkan hatinya dan memasuki seluruh relung jiwanya. Abu Talhah kemudian mengucapkan syahadat.  Pada saat itu Anas bin Malik pun menyaksikannya dan kemudian menikahkan ibunya dengan Abu Talhah.

Tsabit berkata, “Aku tidak pernah mendengar maskawin yang lebih mulia daripada maskawin Ummu Sulaim, yaitu Islam.”

Salah satu obsesi terbesarnya adalah maskawinnya berupa Islam. Dia tidak berpikir maskawinnya berupa uang, harta benda atau sesuatu yang mahal. Tujuan utamanya adalah berdakwah meskipun akhirnya harus berbuah pernikahannya dengan laki-laki yang menjadi objek dakwah.

Suatu kisah penuh hikmah tatkala kita meminta mahar pada calon pasangan hidup. Sesuatu yang memiliki nilai tidak hanya dunia tetapi juga akhirat.  []

Sumber: 35 Kisah Sahabiyah, Syaikh Mahmud Al Mishri, Ummul Qura



Artikel Terkait :
Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline