Breaking News

Bergaul dengan Lawan Jenis, Ada Adabnya

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak terlepas dari berinteraksi dengan orang lain. Begitu pula dengan muslimah, ia harus bergaul dengan orang banyak, baik sesama muslimah, sesama perempuan atau laki-laki.

Namun, dalam bergaul muslimah harus mengetahui rambu-rambunya terutama dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Berikut adalah rambu-rambu dalam bergaul untuk muslimah:

1. Pakaian, dalam berbusana muslimah harus sesuai syariat sebagaimana perintah Allah dalam surat Al Azhab: 59 dan An Nuur: 31.

2. Pandangan, hendaknya muslimah menahan pandangannya dalam bergaul dengan lawan jenis sebagaimana dalam surat An Nuur(24): 31 untuk kaum perempuan, “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya…”

3. Suara, suara memang dibutuhkan dalam berinteraksi. Namun, suara perempuan bisa jadi dilarang bila bisa menimbulkan fitnah, seperti suara penuh rayuan yang mendesah-desah. Allah berfirman, “… Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik,” (QS Al Ahzab:32). Jadi dalam bergaul, suara yang dibuat-buat – apalagi diniatkan untuk menarik hati lelaki – tentu dilarang dan seharusnya dihindari.

4. Candaan, dalam bercanda ada adabnya. Tidak boleh berbohong apalagi sekadar ingin membuat orang tertawa saja – canda tidak boleh sampai menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain. Berkenaan dengan pergaulan dengan lelaki non mahram, canda yang berlebihan apalagi sampai mengundang syahwat tentu dilarang.

5. Parfum, hendaknya dalam memakai parfum muslimah tidak berlebohan sehingga mengundang syahwatnya laki-laki. Aroma parfum wanita yang “menyengat” – juga tahan lama – dan menyebar ke sekelilingnya sebenarnya “diam-diam” bisa membangkitkan syahwat laki-laki. Karena akibat inilah, Rasulullah melarang muslimah menggunakan parfum yang berpotensi seperti itu. Namun, bukan berarti muslimah tak diperkenankan memakai wewangian sama sekali. Bau badan yang menyengat pun tak baik buat pergaulan. Pemakaian bedak badan atau deodoran sebenarnya juga diperlukan. Juga jenis-jenis cologne yang harumnya sebentar saja, sekadar menghilangkan bau badan tak sedap.

6. Jabat tangan, antar lawan jenis ini dibolehkan dalam keadaan darurat saja, misalnya saat mengobati orang sakit.

7. Bepergian, dalam berpergian jauh dan lama sebaiknya muslimah dengan mahramnya agar tak menimbulkan fitnah dan melindungi keselataman wanita.

Itulah beberapa rambu-rambu yang harus diperhatikan muslimah dalam melakukan pergaulan terlebih dengan laki-laki yang bukan mahram. []

Sumber: Ummi-Online



Artikel Terkait :

About Astiah

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan