Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Penyebab Tangan Kasar

0

Tangan adalah anggota tubuh yang penting untuk menunjang kita melakukan kegiatan. Mulai dari mengangkat barang, menulis, bersalam dengan orang atau hal lainnya. Namun, muslimah sering kali mengalami tangan terasa kasar seklai, sehingga malu untuk bersalaman dengan orang lain.

Banyak wanita menganggap bahwa tangannya yang kasar karena ia terlalu sering mencuci menggunakan tangan. Padahal ada pula yang jarang mencuci dengan tangan, tapi tetap saja kasar. Tahukah Anda, bahwa ada sebab-sebab lain menjadikan tangan kita kasar.

Berikut adalah beberapa sebab yang menjadikan tangan atau kaki menjadi kasar, yaitu:

1. Iritasi dari deterjen sabun atau bahan kimia yang sering dipegang. Hal ini yang paling sering dialami oleh muslimah. Umumnya terjadi pada orang yang setiap hari bekerja dengan sabun deterjen atau bahan kimia asama atau basa pembersih porselen/lantai.

2. Alergi terhadap debu atau bahan yang pada orang lain tidak apa-apa bila memegangnya, tapi terjadi reaksi pada orang yang kulitnya sensitif. Misalnya ada orang yang alergi pada uang kertas atau logam, tuts piano, dan lain-lain.

3. Eksim. Telapak kasar akan kambuh bila penderita dalam keadan stres emosi maupun fisik (kelelahan). Biasanya pada penderita eksim terdapat riwayat asma paru (bengek) atau bersin alergi atau sinusitis dari ayah, ibu atau keluarga dekat lainnya.

4. Penderita hiperhidrosis, yaitu orang yang telapak tangan dan kakinya terus menerus berkeringat banyak bila beraktivitas. Ini penyakit bawaan akibat saraf parasimpatis di tulang belakang terlalu aktif bekerja. Penyebabnya belum diketahui.

5. Kekurangan zat gizi atau vitamin dan mineral tertentu. Karena kekurangan gizi atau diet terlalu ketat.

Itulah beberapa sebab tangan menjadi kasar. Kita harus mengetahui sebabnya dan sebaiknya konsultasikan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Sambil mencari tahu sebabnya, sebaiknya oleskan krim pelembab yang mengandung urea (contohnya Soft U-derm, Carmed), vaselin putih, minyak zaitun, atau pelembab lain yang banyak dijual di pasaran. []

Sumber: Ummi-Online



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline