Breaking News
Foto: Hijaz.ID

Ukhti, Penuhilah Hak Badanmu

Ukhti, Allah SWT telah berfirman, “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS An Nahl: 18).

Ukhti, Allah SWT menciptakan kita sebagai makhluk dengan wujud yang sebaik-baiknya, lengkap dan penuh potensi. Badan kita ini adalah karunia yang sangat berharga. Begitu kompleks, detail, fungsional dan tiada terkejar kemutakhirannya oleh teknologi apapun.

Ukhti, setiap karunia dari Allah wajib untuk kita syukuri. Dengan cara bersyukurlah karunia tersebut akan menjadi nikmat bagi kita. Mensyukuri karunia badan ini kita lakukan dengan menjaga kesehatannya, menjauhkannya dari hal-hal yang bisa merugikan atau merusaknya.

Berupaya untuk olahraga secara rutin, mengonsumsi makanan atau minuman yang bermanfaat bagi kesehatan sehingga peluang untuk sakit dapat diminimalisir. Dan kalaupun kemudian badan kita sakit, maka kita berupaya memeriksa dan mengobatinya agar mendapatkan lagi kesembuhan.

Ukhti, perhatikanlah hak-hak dari badan kita ini ketika sehat. Boleh jadi semangat kita menggebu-gebu, keinginan kita untuk bekerja sangat tinggi. Bahkan ada sebagian orang yang rela banyak begadang demi pekerjaannya. Tidak ada yang salah dengan semangat seperti demikian. Akan tetapi, upayakanlah untuk bersikap adil dan seimbang. Tubuh kita punya hak, maka penuhilah hak-haknya agar ia senantiasa sehat. Kesehatan tubuh akan menunjang aktivitas ibadah kita kepada Allah SWT. dalam bentuk belajar, bekerja, maupun menunaikan ibadah mahdhoh kepada-Nya.

Ukh, marilah kita bersikap bijak terhadap badan kita ini. Syukuri setiap karunia Allah SWT, termasuk karunia badan yang sempurna dan sehat ini, dengan cara menjaga dan merawatnya agar sehat dan kuat. Allah SWT lebih mencintai muslim yang kuat daripada muslim yang lemah, meski pada keduanya terdapat kebaikan. Wallahu ’Alam Bisshawab. []

About Mila Zahir

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan