Breaking News
Sex Education

Pendidikan Seks pada Anak, Perlukah?

Sebagian orang akan berpikir bahwa pendidikan seks adalah hal yang tabu, apalagi jika ditujukan untuk anak-anak. Namun, pendidikan seks untuk anak amat dibutuhkan karena mengingat sekarang banyak terjadi kasus pedofilia dan pelecehan seksual pada aanak.

Pendidikan seks untuk anak bertujuan agar anak dapat membedakan antara organ-organ laki-laki dan perempuan, serta agar mereka tak mudah untuk mendapat pelecehan seksual dari orang lain.

Orang tua perlu mengajarkan pendidikan seks sejak dini. Berikut adalah cara yang dapat digunakan dalam pendidikan seks untuk anak :

1. Melalui buku / ensiklopedia. Umumnya, buku-buku pengetahuan tentang pengenalan anggota badan telah disensor atau diedit sedemikian rupa sehingga menjadi lebih edukatif untuk anak-anak. Dan lebih mudah untuk menjelaskan masing-masing anggota badan pada anak.

2. Melatih anak untuk bisa membersihkan diri sendiri setelah mereka mampu. Misalnya, usia 4 tahun sudah bisa diajari untuk bisa cebok setelah buang air kecil. Dan usia 5 tahun bisa diajari cebok sendiri setelah BAB.

3. Mengajari anak bahwa selain orangtua dan pengasuh, mereka tidak boleh membuka atau memperlihatkan alat kelamin mereka pada orang lain. Ajari juga mereka bahwa orang lain tidak boleh menyentuh mereka pada tempat-tempat tersebut.

4. Mengajari perbedaan alat kelamin tersebut dari melihat adik bayi yang sedang dimandikan. Namun tetap dijelaskan bahwa setelah besar, mereka harus menutupnya. Tidak boleh memperlihatkannya pada teman atau orang lain. Ajari juga untuk selalu memakai pakaian di kamar, bukan sambil berlarian di luar rumah. Sebaiknya larang juga mereka untuk melihat saat teman mereka buang air kecil, atau sebaliknya.

Anak adalah anugerah dari Allah SWT yang harus dijaga dan dirawat. Dengan mengajarkan pendidikan seks pada anak, berarti kita telah menjaganya dari penyimpangan seks yang kemungkinan besar mengintai anak kita. []

Sumber: fiqihwanita.com



Artikel Terkait :

About Astiah

Check Also

Cara Jaga Daya Tahan Tubuh Anak

Sistem kekebalan tubuh anak yang masih dalam perkembangan, membuat anak lebih rentan jatuh sakit. Apabila si Kecil sering jatuh sakit, proses tumbuh kembang tentunya tidak dapat berjalan dengan optimal.

Tinggalkan Balasan