Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Duhai Gadisku Biarkan Rindu itu Memberat Agar Kau Hanya Bergantung pada Allah

0

 

Gadisku, aku tahu engkau mungkin tidak suka dengan segala larangan dan perintah. Engkau protes dan bilang jahat seperti ayah tak pernah muda.

Gadisku, di luar sana memang nampak sangat indah. Teman-temanmu asik bergaul dan bermain. Mereka dapat menuntut ilmu tanpa kehilangan waktu menonton, berkumpul di cafe dan traveling bersama.

Gadisku, ayah memilih membatasi waktu mainmu. Menyuruh ibumu untuk menemanimu jika kau membutuhkan sesuatu. Bahkan ayah dan ibu akan banyak bertanya pada setiap temanmu yang datang ke rumah.

Gadisku, kini kau tengah memasuki masa pubertasmu. Tidak ada yang salah, namun juga tak perlu kau turuti. Siapa yang menarik hatimu, biarkanlah simpan dalam hatimu. Biarkan rasa rindu, rasa resah, rasa yang tak menentu itu hadir. Biarkan rasa itu tertahan hingga engkau tak mampu lagi, dan akhirnya engkau mengadu pada Sang Khalik penciptamu.

Gadisku, semoga ada setitik iman pada dirimu yang telah ayah coba tanam, hingga engkau tak kan terjerumus pada kemaksiatan.

Gadisku, curahkan semua pada Allah penciptamu. Bahkan ayah pun tak sanggup berbuat dan melawan kehendak-Nya. []

Redaktur: Wini Sulistiani



Artikel Terkait :
Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline