Breaking News
niat mandi wajib
Foto: GROHE

Haruskah Perempuan Mandi Jumat?

 

Di antara sunnah hari Jumat adalah mandi Jumat sebelum waktu shalat Jumat. Selain memotong kuku dan memakai minyak wangi bagi laki-laki. Kemudian apakah wanita juga disunnahkah untuk mandi jumat?

Mayoritas ulama mengatakan bahwa mandi Jumat adalah sunnah, sementara sebagian yang lain mengatakan wajib.

Catatan penting yang perlu diperhatikan, mandi Jum’at bukanlah syarat sahnya shalat Jum’at.

Sebagaimana dinyatakan oleh Al Khottobi dan selainnya bahwa para ulama sepakat (berijma’), mandi Jumat bukanlah syarat sahnya shalat Jumat. Shalat tersebut tetap sah walaupun tanpa mandi Jum’at.
Sedangkan untuk perempuan, kita lihat bahwa mandi Jumat disyariatkan bagi orang yang menghadiri shalat Jumat dan bukan karena hari tersebut adalah hari Jumat. Sehingga wanita atau anak-anak yang tidak punya kewajiban untuk shalat Jumat, tidak terkena perintah ini.

Sebagaimana dinukil dari Al Fath, Az Zain bin Al Munir berkata, “Telah dinukil dari Imam Malik bahwa siapa saja yang menghadiri shalat Jumat selain pria, jika ia menghadirinya dalam rangka mengharap keutamaan, disyariatkan baginya mandi dan adab-adab di hari Jumat lainnya. Akan tetapi, jika menghadirinya cuma kebetulan saja, seperti ini tidak disyariatkan.”

An Nawawi dalam Al Majmu‘ menyatakan, “Mandi Jumat adalah sunnah dan bukanlah wajib yang menyebabkan seseorang jika meninggalkannya menjadi berdosa. Hal ini tidak ada beda pendapat di antara kami ulama Syafiiyah.

Mayoritas ulama menyatakan bahwa siapa saja yang menghadiri shalat Jumat baik itu pria, wanita, anak-anak, musafir, budak dan selainnya tetap disunnahkan untuk mandi Jumat. Hal inilah yang jelas nampak pada hadits Ibnu ‘Umar. Karena memang maksud mandi Jumat adalah untuk membersihkan diri.

Mereka yang disebutkan tadi sama dalam hal ini. Sedangkan orang-orang yang tidak menghadiri shalat Jumat, tidak disunnahkan untuk mandi Jumat –meskipun ia terkena kewajiban shalat Jumat (namun ia meninggalkannya karena udzur, pen)-. Hal ini disebabkan ketika itu maksud untuk mandi Jumat telah hilang. Dalam hadits Ibnu ‘Umar disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من أتى الجمعة من الرجال والنساء فليغتسل ومن لم يأتها فليس عليه غسل من الرجال والنساء

“Barangsiapa menghadiri shala Jumat baik laki-laki maupun perempuan, maka hendaklah ia mandi. Sedangkan yang tidak menghadirinya –baik laki-laki maupun perempuan-, maka ia tidak punya keharusan untuk mandi”. (HR. Al Baihaqi, An Nawawi mengatakan bahwa hadits ini shahih).”

Jadi bagi wanita di negeri kita, di mana shalat Jumat umumnya hanya untuk lelaki, maka mandi jumat juga tidak disunnahkan pada wanita. []
Sumber: rumaysho.com
Redaktur: Wini Sulistiani

About Ummu Khadijah

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan