Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Kenikmatan dan Pemandangan yang Tak Pernah Terbayangkan

0

 

Apa hal yang kita sukai di dunia ini? Tempat-tempat indah yang memanjakan mata dengan laut atau pegunungan? Makanan dan minuman yang lezat, pakaian dan perhiasan yang indah?

Kemana tempat berlibur favorit? Jika kita bisa melihat data, wilayah yang paling banyak dikunjungi seperti Bali, Lombok, Jogjakarta atau mungkin luar negeri seperti Jepang, Paris, Korea dan banyak lagi.

Semua wilayah itu sama menyajikan pemandangan alam yang indah dan membuat pikiran menjadi lebih fresh.

Lalu apakah yang kita rasakan jika di kabarkan bahwa kita dapat pergi ke tempat yang jauh lebih indah. Keindahannya tak kan pernah bisa di bayangkan dengan bentuk keindahan apapun yang pernah kita lihat.

Di sana kita tak perlu membayar hotel dengan mahal, tak perlu membayar tambahan service room ataupun makanan. Makanan dan minuman akan tersedia sepanjang waktu. Apa yang kita inginkan bisa kita minta. Keindahan yang kekal, karena penghuninya pun akan kekal di sana. Itulah surga yang telah Allah sediakan bagi orang-orang beriman.

Surga yang seluas langit dan bumi. Di dalamnya terdapat berbagai kenikmatan yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, ataupun terbetik di hati seorangpun. Hal ini sebagaimana dibenarkan oleh firman Allah azza wa jalla.

“Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nimat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (As Sajdah : 17).

Tidak inginkah kita menuju surga Allah? Persyaratan yang diajukan memang sedikit berat. Setiap orang lelaki dan perempuan dapat memasukinya asalkan merupakan hamba yang beriman dan bertakwa. Sangat berat syarat tersebut karena kita berhadapan dengan musuh yang akan selalu menghembuskan godaannya kedalam dada dan pada aliran darah, yaitu setan.

Wanita merupakan mahluk yang mudah sekali terpengaruh bujuk rayu setan, karena keindahan dunia telah begitu memukau dan menyilaukan. Saat dilarang mengumbar aurat, wanita merasa ini peraturan kuno yang mengekang kebebasan. Ketika suami di bolehkan memiliki isteri lebih dari satu, rasanya syariat itu bagaikan panah yang menusuk hati. Ketika surga wanita terletak pada ridha suami, rasanya isteri tak memiliki hak sama sekali.

Bersyukurlah para wanita yang telah di sirami hidayahNya. Sehingga tak ada syariat yang terasa berat olehnya. Dapat melaksanakan dengan hanya, “kami dengar dan kami taat.” []

Redaktur: Wini Sulistiani



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline