Breaking News
Foto: Sains - Kompas

Setan tak Mau Rugi, dan Al Maut Tepat Waktu

Begitulah setan, mana mau rugi?

Ketika kau berkeinginan beribadah lebih baik, ia segera kasak-kusuk mencari celah melemahkanmu dengan sejuta alibi, dan pembenaran demi pembenaran.

 

Ingin tiap hari rutin menghafal Al-Qur’an, setan akan berbisik, “Pelan-pelan saja, ingat umur, otakmu tak kuat lagi menghafal seperti masa-masa sekolah dulu…”

Padahal menghafal Al-Qur’an justru menyehatkan otak.

 

Mau shalat awal waktu dibisiki lagi, “Sebentar sajalah, waktu shalat masih panjang. Bereskan saja dulu kerjaan kantormu, biar saat shalatmu khusyuk karena tugasmu sudah kelar…”

Akhirnya, shalatlah dirimu di sisa-sisa waktu.

 

Hendak ke kajian, eh lagi-lagi setan ikut kasih saran, “Ini waktu libur, waktu untuk bersenang-senang bersama keluarga. Kamu kan banyak lembur minggu ini, jadi sekarang waktu untuk keluarga…”

Maka, kau batalkanlah rencana ke kajian weekend ini.

 

Ya, begitulah setan tak mau rugi.

Tak ingin menyia-nyiakan secuil kesempatan menggelincirkanmu.

Membuatmu lalai mempersiapkan bekal untuk sebuah perjalanan yang teramat panjang.

 

Padahal, jika nomor antrianmu tiba, al maut tepat waktu.

Tak ada penundaan, tak ada delay, tak ada lagi alibi.

Menghancurkan asa. Menghancurkan angan. Mengahancurkan impian. []

 

Sumber: Antologi Puisi: Sebuah Proyek Rindu/ Umma Azura/ Penerbit: Rinra Publishing/ Makassar: 2016

About Mila Zahir

Check Also

3 Ucapan Paling ‘Berbahaya’ dari Mulut Seorang Pria

Ada tiga ucapan yang paling berbahaya keluar dari mulut seorang pria kepada wanita. Apa sajakah itu?

Tinggalkan Balasan