Breaking News
Foto: YouTube

Benarkah Janin dapat Berada dalam Kandungan hingga 2 Tahun?

Sembilan bulan adalah waktu pada umumnya bayi berada dalam kandungan. Meskipun kemudian ada yang lahir lebih cepat atau biasa disebut prematur, bahkan ada pula yang lebih lama. Adakah syariat Islam mengatur berapa waktu maksimal bayi berada dalam kandungan?

Dalam Alquran disebutkan bahwa mengandung hingga menyusui lamanya 30 bulan. “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan”. [Al-Ahqaf: 15]

Dan Firman Allah, “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.” [Al-Baqarah: 233]

Berdasarkan ayat diatas jika dihitung menyusui dengan sempurna adalah dua tahun atau 24 bulan maka bayi dalam kandungan 6 bulan sudah dapat lahir. Tidak disebutkan berapa batas maksimal bayi dalam kandungan ibunya.

Dalam hal ini ulama berbeda pendapat. Imam Ahmad dan Imam Syafi’i berpendapat waktu terlama adalah empat tahun dan salah satu riwayat pendapat yang masyhur dari Imam Malik, sedangkan riwayat masyhur yang lain adalah lima tahun. Imam Abu Hanifah berpendapat dua tahun, ini riwayat dari Ahmad, madzhabnya Ats-Tasuri dan perkataan ‘Aisyah radhiallahu ‘anha. Pendapat Laits tiga tahun, pendapat Az-Zuhri enam tahun dan tujuh tahun dan pendapat Muhammad bin Al-Hakim satu tahun tidak lebih dan pendapat Dawud yaitu sembilan bulan.”(Adhwa’ul Bayan 2/227, Darul Fikr, Libanon, 1415 H, syamilah)

Beberapa riwayat mengemukakan bahwa Imam Malik berada dua tahun dalam kandungan ibunya, sementara Imam Syafi’i empat tahun. Kita mungkin pernah mendengar ada wanita-wanita di zaman dulu yang bisa hamil hingga satu atau dua tahun. Tapi mungkin wanita-wanita zaman dulu pun tak menghitung dengan tepat.

Dengan teknologi modern saat ini seharusnya perkataan ulama-ulama ini dapat dibuktikan secara ilmiah bukan? []

Sumber: Muslimafiyah
Redaktur: Wini Sulistiani

About Ummu Khadijah

Check Also

rasa syukur, kecantikan, anugrah dari Allah

10 Bahan Alami Mencerahkan Bibir

Keindahan bibir dilihat dari bentuk dan warnanya, konon bibir dengan warna merah merona merupakaan dambaan setiap wanita. Begitu pentingnya bibir bagi penampilan kaum Hawa, bahkan membuat orang rela melakukan berbagai cara memerahkan bibir.

Tinggalkan Balasan