Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Masa Suci yang Memisahkan Dua Haid

0

Tanya: Assalamu’alaikum wr wb. Saya mengalami haid setelah 17 hari sebelumnya baru suci dari haid. Padahal biasanya saya akan haid setelah 25 hari suci. Apakah hukumnya haid saya ini?

Jawab: Sebagian besar ulama berpendapat bahwa sedikitnya masa suci yang memisahkan antara dua haid adalah lima belas hari hari. Ulama lain menyatakan bahwa batas minimal tiga belas hari hari. Dan tidak ada batas maksimal untuk masa suci yang memisahkan antara dua haid, karena masa suci haid bisa berlangsung lebih dari setahun, kecuali bagi wanita yang mengalami  istihadah.

Kondisi demikian haidnya dihitung sepuluh hari dari masa sucinya lima belas hari serta nifasnya empat puluh hari, demikian itu bila ia mempunyai kebiasaan. Adapun bila ia mempunyai kebiasaan dan melampaui kebiasannya hingga melebihi batas maksimal haid dan nifas, maka ia tetap berpedoman pada kebiasaannya dan selebihnya dianggap istihadhah.

Jadi, jika mengalami masa suci hanya tujuh belas hari, maka ini masih tergolong normal apabila melihat pada aturan fiqih, walaupun sebelumnya terbiasa suci selama dua puluh lima hari. Allahu A’lam Bisshawab. []

 

Referensi: Fiqih Muslimah/ Ibrahim Muhammad Al-Jamal/Pustaka Amani/Jakarta: 1994



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline