Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Khitan pada Anak Perempuan, Tidak Wajib?

0

Dalam Islam, khitan atau sunat bagi laki-laki wajib dilakukan sebelum seorang laki-laki tersebut sampai pada usia baligh. Khitan atau sunat pada laki-laki adalah tindakan memotong atau menghilangkan kulit penutup depan penis. Kemudian mungkin timbul pertanyaan di benak Anda, apakah seorang perempuan juga memiliki kewajiban untuk berkhitan?

Mengenai hal ini, banyak ulama dan fuqaha (ahli fiqih) mewajibkan khitan bagi laki-laki dan perempuan seperti Asy-syafi’i. Imam Malik berpendapat bahwa khitan adalah sunnah bagi perempuan dengan hadits Syaddad bin Aus bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Berkhitan itu sunnah bagi laki-laki dan kemuliaan bagi wanita.” (HR Ahmad dan Muslim)

Dalam satu pendapat wajib anak perempuan yang masih kecil sebelum usia baligh untuk dikhitan. Menurut pendapat yang shahih dianjurkan untuk dikhitan pada hari ketujuh kelahirannya berdasarkan hadits Jabir RA, “Rasulullah SAW menghitan Hasan dan Husein pada usia tujuh hari.” (HR  Abu Syeikh dan Baihaqi)

Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa khitan atau sunat bagi anak perempuan setidaknya adalah sebuah kemuliaan, atau kesucian dan kebersihan serta mempunyai keutamaan lainnya.

Yang harus diperhatikan ketika melakukan khitan adalah tidak boleh mengadakan walimah pada saat menghitan anak perempuan.

Dalam kitab Al-Madhhkhal disebutkan, “Sunnahnya ialah meramaikan khitan anak laki-laki, merahasiakan khitan anak perempuan.”  Allahu A’lam Bisshawab. []

 

Referensi: Fiqih Muslimah/ Ibrahim Muhammad Al-Jamal/Pustaka Amani/Jakarta: 1994



Artikel Terkait :
Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline