Breaking News
Foto: Freepik

Jangan Lupa Berniat Sebelum Wudhu

 

Sudahkah kita mengawali setiap wudhu kita dengan berniat?

Mungkin masalah niat ini sepertinya sepele dan tak terlihat, karena niat bisa diucapkan dalam hati. Tetapi dalam Islam hal-hal kecil seringkali bernilai besar. Dan niat ini menjadi awal dan penentu dalam setiap ibadah dan amalan kita. Karena dalam hadits shahih disebutkan amalan seseorang tergantung niatnya.

Dalam pengertian syara’ niat adalah menyengaja melakukan sesuatu yang diiringi dengan tindakan. Dalam berwudhu setidaknya ada tiga niat;

Pertama; berniat untuk menghilangkan hadtas atau bersuci dari hadats.

Kedua; berniat untuk melakukan shalat atau ibadah lainnya yang tidak boleh dilakukan kecuali dalam keadaan suci dari hadats, seperti ibadah thawaf.

Ketiga; berniat untuk menunaikan fardhu wudhu atau menunaikan wudhu.

Syarat niat dilakukan dalam hati, maka seseorang yang berwudhu harus berniat dalam hatinya. Niat dalam hati dilakukan beriringan dengan basuhan pertama pada wajah. Menurut pendapat yang lebih shahih, diperbolehkan bagi seseorang untuk melakukan niat pada basuhan anggota tubuhnya yang lain. Menurut mahdzab syafi’i disunahkan untuk mengucapkan niat secara lisan. Hal ini dilakukan untuk membantu hati.

Untuk itu jangan lupakan niat saat berwudhu, agar setiap rukun wudhu tertunaikan dan pahala sempurna. []

Sumber : Fikih Wanita Praktis, DR. Darwis Ubaidah, MA, Pustaka Al Kautsar
Redaktur: Wini Sulistiani

About Ummu Khadijah

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan