Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

11 Cara Supaya Suami Betah di Rumah

0

Wanita manapun pasti tentu ingin suaminya senang ketika berada di rumah. Jangan heran lho, dalam sebuah keluarga dakwah, ada kasus seorang suami begitu sibuk di luar. Mengisi pengajian, rapat, olah raga, dan tentu saja kerja. Tapi usus punya usut, itu hanya dia untuk bisa tidak di rumah. Anak-anak tidak cukup mempan untuk membuatnya menghabiskan waktu dengan keluarga.

Maka dari itu, kita harus mengetahui jurus-jurus agar suami kita betah di rumah. Karena mau tak mau, kita lah kunci pertama yang membuatnya bisa terus lengket di rumah.

1. Biasakan menyambut suami dengan senyuman

Tersenyumlah saat suami baru pulang dari tempat kerjanya. Suami yang lelah selepas bekerja tentu akan senang bila melihat istrinya tersenyum dan mendengar cerita-cerita menyenangkan mengenai anak-anaknya. Jangan bebani suami dengan aneka masalah atau keluhan ketika suami pulang.

2. Makan malam bersama keluarga

Sering-seringlah melakukan makan malam bersama seluruh anggota keluarga yang diisi dengan cerita ringan dan humor. Ini memang nampak sederhana namun akan memperkuat keakraban dalam keluarga.

3. Jangan ganggu suami dengan kegiatannya

Sesekali berikanlah kesempatan kepada suami untuk melakukan kegiatan yang disukainya. Biarkanlah suami asyik dengan hobinya.

4. Temani suami menonton acara kesukaannya

Cobalah Anda duduk disampingnya dan temani suami menonton acara kesayangannya walau Anda tidak menyukai acara itu. Suami tentunya akan dengan senang hati menjelaskan acara itu kepada Anda. Sesekali lontarkan pertanyaan seputar acara tersebut dengan nada halus dan jangan berkomentar miring tentang acara itu.

5. Tata rumah dengan indah

Penataan interior yang rapi tentunya akan membuat suasana menyenangkan, lakukan ini untuk seluruh anggota keluarga dan jangan hanya untuk suami.

6. Adakan acara keluarga

Sesekali adakanlah acara keluarga dan undang anggota keluarga dari suami Anda lalu jamu dengan makanan andalan Anda. Hal ini akan membuat senang keluarga suami dan suami pun akan bertambah sayang kepada Anda.

7. Tanggapi keluhannya dengan positif

Jadilah pendengar yang baik ketika suami berkeluh kesah tentang keadaan ditempat kerja misalnya dan jangan langsung memberikan penilaian bila keluhan suami belum selesai. Berikan masukan positif dan membangun, jangan berikan komentar yang bisa menambah runyam suasana hati suami.

Loading...

8. “Pacaran dan berduaan” lagi

Cobalah luangkan waktu khusus Anda berdua untuk “mencuri” waktu agar dapat bersama tanpa terganggu oleh anak-anak. Inilah saatnya Anda dan suami kembali “pacaran”.

9. Lakukan ibadah bersama-sama

Mintalah suami untuk memimpin ibadah bersama seluruh anggota keluarga. Hal ini juga sebagai wujud bahwa Anda dan anak-anak menghormati suami.

10. Bicara dengan lemah lembut

Suami tidak akan suka bila istri bersuara dengan nada tinggi dan menggurui. Bicaralah dengan nada yang lemah lembut, tidak terburu-buru, dan tidak terkesan menggurui.

11. Jangan ungkit masa lalu dan keburukan keluarga suami

Suami pasti tidak menyukai bila Anda mengungkit masa lalu atau kesalahan suami. Jadi sembari terus merangkai masa depan, terimalah ia apa adanya. Nah, gimana? []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline