Breaking News
Foto: Buah hatiku, Surgaku - Blogspot

Agar Anak Gemar Membaca? Mudah!

Sebagaimana kita tahu, membaca adalah gudangnya ilmu. Dengan membaca, seseorang akan berpengetahuan lebih daripada orang yang enggan atau malas membaca. Tentu ini pula yang Allah ‘Azza wa Jalla perintahkan pertama kali kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam; “iqraa” (Bacalah).

Nah, kadang terbetik dalam pikiran kita selaku orang tua, “Bagaimana cara membuat anak-anak gemar membaca?”

1. Ajak ke toko buku, berikan yang ia suka

Salah satu cara yang bisa kita upayakan agar anak gemar membaca adalah mengajaknya ke toko buku. Kalau bisa, toko buku yang memiliki banyak koleksi. Dari beragam penerbit. Serta menyediakan buku untuk usia mereka dalam jumlah yang banyak.

Melihat beragam buku, in syaa Allah anak akan tertarik. Kalau pun tidak banyak, minimal ada beberapa buku yang menarik perhatiannya.

Nah, jika anak sudah tertarik pada buku-buku tertentu, berikan kebebasan ia untuk memilih. Kita sebagai orang tua cukup memfasilitasinya. Hindari memaksa anak membeli dan membaca buku tertentu. Tumbuhkan minatnya dulu.

Jika ada hal yang kurang sesuai dengan prinsip kita, tinggal diarahkan untuk memilih buku sejenis yang sesuai dengan prinsip tersebut.

Jangan langsung dipaksa. “Komik itu terlalu banyak gambarnya, kamu harus beli buku!” Itu mematahkan minat baca anak. Anak-anak usia SD memang tertarik dengan gambar dan warna. Bahkan orang dewasa pun suka karena itu sesuai dengan pola otak kanan.

Kita selaku orang tua cukup memberikan alternatif jika komik yang dipilihnya kurang tepat. Bersyukur sekarang ada komik islami seperti Al Fatih, seri pahlawan Islam, Sirah Nabawiyah dan lain-lain. Namun karena jumlahnya tidak banyak, banyak juga komik umum yang terbeli.

3. Sediakan perpustakaan di rumah

Hasan Al Banna mewasiatkan agar seorang dai memiliki perpustakaan pribadi di rumahnya, sekecil apa pun. Ada perpustakaan keluarga, dan ada perpustakaan anak-anak.

Dengan adanya perpustakaan di rumah, kita menciptakan suasana keilmuan dan cinta baca. Begitu melihat koleksi buku yang tertata rapi di rak, pikiran kita akan menjadi relatif lebih luas. Bahkan sebelum membacanya.

Anak-anak yang biasa melihat perpustakaan, ia terdorong untuk akrab dan berteman dengan buku. Buku yang telah dibelinya juga bisa menambah koleksi perpustakaan pribadi atau keluarga.

3. Keteladanan orang tua yang suka membaca

Satu contoh perbuatan lebih ampuh daripada seribu kata-kata. Ini juga berlaku bagi kebiasaan membaca.

Jika kita hanya menyuruh anak membaca, namun ia tidak pernah mendapati kita membaca, bisa jadi ia menilai kita hanya bisa menyuruh. Namun sebaliknya, coba bayangkan saat anak-anak kita sering melihat kita membaca, ia lantas berpikir, membaca itu asyik ya.

Jangan sampai anak-anak kita tidak suka membaca gara-gara tidak pernah melihat kita membaca. Malah tahunya kita hanya suka main HP. Akhirnya ia pun mencontoh apa yang dilihatnya dari kita.

4. Apresiasi saat ia membaca

Di antara kesalahan pendidikan anak dalam keluarga, orangtua sigap memarahi atau menegur anak ketika ia melakukan kesalahan. Namun tidak memberikan apa-apa ketika anak melakukan hal yang benar.

Mari kita ubah. Saat melihat anak membaca, apalagi telah menyelesaikan satu buku, beri ia apresiasi atau hadiah. Tidak harus berupa materi dan tidak harus mahal. Memberikan ciuman kepada anak sembari memuji kebaikannya pun bisa menjadi apresiasi yang sangat berharga bagi anak. “Masya Allah… ayah senang sekali melihat kamu membaca buku seperti ini,” atau kalimat lain yang paling sesuai dengan anak-anak kita.

5. Doakan mereka agar cinta ilmu dan gemar membaca

Ini senjata yang tidak boleh dilupakan. Doakan selalu anak-anak kita. Kita sebenarnya tidak memiliki kuasa apa pun atas mereka. Hati mereka milik Allah. Jiwa mereka milik Allah ‘Azza wa Jalla.

Hanya Allah yang Maha Kuasa membolak-balikkan hati mereka. Hanya Allah yang Maha Kuasa mengubah karakter mereka. Hanya Allah yang Maha Kuasa memperbaiki akhlak mereka. Hanya Allah yang Maha Kuasa memperbaiki minat mereka.

Semoga kita dianugerahi anak-anak shalih dan shalihah, yang gemar membaca, terutama membaca Al-Qur’an. []

 

Sumber: Webmuslimah

About Ummu

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Cara Jaga Daya Tahan Tubuh Anak

Sistem kekebalan tubuh anak yang masih dalam perkembangan, membuat anak lebih rentan jatuh sakit. Apabila si Kecil sering jatuh sakit, proses tumbuh kembang tentunya tidak dapat berjalan dengan optimal.

Tinggalkan Balasan