Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Nak Tidak Takut-kah, Kelak Engkau Menjadi Penghuni Neraka?

0

Mobil pribadi itu meluncur di jalanan. Tidak ada yang istimewa. Tetapi dialog didalamnya yang istimewa. Seorang ibu ditemani oleh puterinya. Seorang gadis yang mulai beranjak remaja.

Sebongkah gundah membalut hati sang ibu. Usia anak gadisnya bertambah namun tak demikian dengan kesholehannya. Padahal orang tuanya sudah memilihkan sekolah Islam terbaik agar lebih baik agamanya.

Tidak tanggung-tanggung sekolah yang biayanya tidak bisa dimasuki oleh mereka yang berekonomi menengah sekalipun.

Sang ibu yang sejak tadi memandangi anak gadisnya itu berkata, “Nak, sejak baligh hingga usiamu sekarang, ibu perhatikan shalatmu masih belum teratur. Selain itu, kamu lebih suka shalat sendirian, daripada berjamaah. Padahal kamu tahu keutamaan shalat berjamaah.”

Perkataan itu terus meluncur tanpa respon apapun dari sang puteri. Kini suara si ibu mulai berat dan bergetar. “Apa kamu tidak takut nak, kelak kamu menjadi penghuni neraka?” []

Redaktur: Wini Sulistiani



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline