Breaking News
Foto: Pasangan Bahagia

Menikah Muda dalam Kacamata Islam

Menikah muda adalah menikah pada saat usia masih muda, yaitu usia 20-an. Butuh keberanian yang lebih sebelum seseorang memutuskan diri untuk menikah muda. Mengapa? Karena dalam usia yang masih tergolong belia, seseorang itu sudah harus “menanggung beban orang lain” berlainan dengan orang seumurannya.

Namun dalam Islam, itu bukanlah suatu hal yang memberatkan. Ketika kita meniatkan diri kita semata-mata menikah dengan tujuan mulia, maka tiada alasan untuk Allah ‘Azza wa Jalla menolong hamba-Nya. Oleh sebab itu, marilah kita lihat bagaimana pandangan islam terhadap nikah muda. Berikut ulasannya.

1. Menikah menghindarkan diri dari perbuatan yang dibenci Allah

Islam mengatur segala sisi kehidupan umatnya. Salah satunya adalah dalam hal pergaulan, yaitu membatasi pergaulan antara wanita dan pria. Salah satu dosa besar dalam Islam adalah melakukan zina. Bahkan, mendekatinya saja sudah dilarang. hal tersebut sesuai dengan ayat al-Quran berikut.

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” [Q.S. Al-Israa’: 32]

Solusi dari permasalahan tersebut adalah menikah. Jadi, daripada pacaran lama-lama, mending menikah saja.

2. Islam menganjurkan menyegerakan menikah bagi mereka yang telah mampu

Sesuatu yang baik haruslah disegerakan. Salah satunya adalah menikah. “Tapi kan, usia saya masih muda”. Bagi mereka yang telah mampu, menikah muda itu dianjurkan lho. Berikut ini landasan hadits-nya.

“Wahai pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu maka hendaknya menikah, karena ia lebih menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab ia dapat mengekangnya.” [Shahiih al-Bukhari (IX/112, no. 5066)]

3. Menikah di usia muda tidak akan menjadi beban si pemuda dalam mencari nafkah

Banyak yang merasa khawatir, menikah di usai muda akan membebani si pemuda dalam mencari nafkah bagi keluarganya. Tidak perlu khawatir, ya. Segala sesuatu yang ada di muka Bumi ini sudah diatur rezekinya oleh Allah. Bahkan, cicak yang hidupnya bertengger di tembok pun masih bisa bertahan hidup meskipun makanannya berupa serangga yang terbang ke sana kemari.

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya.” [Q.S. Hud: 6]

Jadi, tidak perlu cemas mengenai nafkah yang akan diberikan kepada istri dan anak nantinya. Tinggal berusaha semaksimal mungkin dan berdoa. Janji Allah pasti akan ditepati.

4. Menikah di usia muda tidak akan menghambat studi dan karir

Menikah muda tidak akan menghambat studi, juga karir. Justru dengan adanya pasangan yang selalu mendampingin, semangat untuk segera menyelesaikan studi dan mengejar karir akan semakin menggebu.

Jadi, jangan khawatir studi dan karir akan terhambat karena menikah di usia muda. Ini karena Allah sudah berjanji untuk menolong hamba-Nya yang menikah. Dan Allah itu Maha Menepati janji, lho.

“Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya.” [H.R. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160]

Jadi, sahabat-sahabat tidak perlu khawatir lagi. Sebab kamu dapat meraih ridho Allah dengan segera di usia muda. []

 

Sumber: arrahman

About Ummu

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Tips Menolak Lamaran tanpa Menyakiti

Ini membingungkan. Kadang laki-laki mengira kamu mau dengannya setelah dia menunggu. Padahal sebetulnya kamu ngga mau. Kalo sejak awal sama sekali ngga tertarik bilang aja, "Mohon maaf saya udah ada calon." Itu lebih baik daripada memberikan jawaban menggantung.

Tinggalkan Balasan