Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Tips Untuk Muslimah Agar Senantiasa Menjaga Kebersihan Jilbab

0

Kerudung yang dikenakan oleh Muslimah merupakan identitas keIslamannya. Disana terdapat nilai, juga seruan kepada wanita Islam yang belum meyempurnakan diri dalam berpakaian.

Tentunya, Muslimah memiliki tanggung jawab besar menampilkan kerudung yang sesuai syariat, baik bentuk, warna, serta hal lain yang terkait, termasuk dari segi kerapihan serta kebersihan dari kerudung yang dikenakan.

Sadar atau tidak, pemakaian kerudung seringkali diliputi masalah bau tak sedap yang tercium di dekat area kepala. Meski hal ini belum tentu dialami oleh semua Muslimah.

Ada beberapa faktor yang memicu bau tak sedap pada kerudung yang kita pakai. Antara lain, dari faktor internal ialah rambut yang tidak bersih, berketombe, dan berminyak.

Lalu, dari segi kebersihan kerudung itu sendiri yang tidak terjaga dan cara pemakaian yang salah. Kemudian, dari faktor eksternal seperti suhu di luar ruangan, iklim tropis, polusi serta asap kendaraan, dan lain sebagainya.

Lantas, bagaimana agar kerudung tidak bau dan selalu bersih? Berikut cara-cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kebersihan kerudung:

1. Cermat Memilih Bahan Kerudung

Meskipun bahan kerudung bukan faktor utama yang mempengaruhi persoalan bau tak sedap, tapi, terdapat beberapa bahan yang cenderung memicu bau tak sedap pada kerudung tersebut.

Contohnya, bahan sifon berkualitas rendah yang tipis namun jika ditempelkan langsung ke kulit akan terasa licin, kesat dan gerah.

Bahan sifon seperti ini umumnya memicu keringat berlebih di kulit kepala dan wajah, sehingga mau tak mau membuat area kepala menjadi lebih lembap.

Selain itu, bahan sejenis jersey berkualitas murah yang licin dan cenderung mengilap pada permukaannya juga rentan menimbulkan bau tak sedap.

Bahan lainnya yang harus dihindari ialah kerudung dari bahan linen yang cenderung lebih tebal dan kaku serta bahan serat tebal seperti pashmina.

2. Jangan abai dengan kebersihan ciput atau dalaman ninja

Meski sudah rutin berganti kerudung, jangan dulu merasa aman. Sebab, mengganti kerudung setiap hari saja tidaklah cukup.

Ada yang tak kalah penting lagi, yakni rutin mengganti ciput dalaman kerudung setiap kali kita merasa sudah cukup kotor, berkeringat atau bahkan lembap.

Ciput atau dalaman kerudung adalah faktor yang paling menentukan masalah keharuman di area kerudung. Sebab, dalaman itulah yang bersentuhan langsung dengan rambut dan kulit kepala.

Loading...

3. Kenali aktivitas sehari-hari

Bagi Muslimah yang termasuk pekerja aktif dimana sehari-harinya bekerja di luar ruangan di bawah terik matahari, maka, tips memilih bahan kerudung sebagaimana dijelaskan di atas akan sangat bermanfaat.

Tak ada salahnya mengganti dalaman dan kerudung langsung setelah berkeringat cukup banyak agar kelembapan yang memicu bakteri dan bau tak sedap dapat segera dicegah.

4. Pilih sampo dan kondisioner yang sesuai jenis rambut

Jangan hanya terjebak promosi iklan yang mengatasnamakan produk khusus untuk yang berkerudung. Teliti lebih lanjut kandungan produk yang sesuai dengan kondisi kulit kepala.

Pasalnya, beberapa produk sampo dan kondisioner yang sifatnya lebih melembapkan kulit kepala justru berisiko memicu keringat berlebih dan timbulnya sebum juga bakteri pemicu ketombe.

5. Sebelum kering, jangan angkat kerudung dari jemuran

Pakaian atau bahan yang masih setengah basah akan memicu bau tak sedap lebih parah. Maka, jangan sekali-sekali mengangkat kerudung yang dijemur jika belum kering betul.

6. Jangan pakai kerudung jika rambut masih basah

Prinsipnya hampir sama seperti keterangan di atas. Jika sudah terlanjur, hentikan kebiasaan menutup kepala saat masih dalam keadaan basah atau setengah kering yang menyebabkan kepala dan kerudung menjadi bau.

7. Hindari terpaan sinar matahari langsung ke area kepala

Caranya bisa dengan memakai jaket dengan penutup kepala atau capucon, bisa juga menggunakan selendang sebagai penutup saat sedang mengendarai motor atau saat berada di dalam transportasi umum. []

 

Sumber: suara-islam.com



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline