Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Tips Mencuci Handuk agar Terbebas dari Kuman

0

Tahukan Anda, handuk yang Anda gunakan selepas mandi setiap hari akan menjadi tempat yang menyenangkan untuk para kuman bersarang. Apalagi jika Anda terbiasa menyimpan handuk dalam kodisi lembap tanpa dijemur terlebih dahulu.

Kuman-kuman yang bersarang  ini tentu akan menjadi biang penyakit yang berbahaya dan merugikan. Jadi, Anda perlu mengganti handuk Anda dengan handuk yang bersih setiap satu pekan sekali. Selain itu, perawatan yang benar serta cara mencuci yang tepat juga perlu Anda lakukan agar handuk yang Anda gunakan tetap dalam kondisi baik.

Berikut tips cara mencuci handuk mandi Anda agar bersih dari kotoran dan kuman:

1. Handuk mandi serta jenis pakaian yang langsung bersentuhan dengan kulit, seperti pakaian dalam, kaos kaki, dan sprei, seharusnya dicuci dengan suhu air 30-40 derajat Celcius dan menggunakan produk deterjen pencerah pakaian (oxygen bleach).

2. Handuk mandi yang dipakai bersama atau digunakan oleh orang yang mengalami infeksi, termasuk yang berisiko tinggi menyebarkan kuman. Selain itu, handuk mandi yang digunakan setelah olahraga kontak fisik, digunakan saat memasak, ataupun yang dikotori dengan muntah atau tinja juga berisiko menyebar kuman. Handuk mandi yang berisiko tinggi ini disarankan untuk dicuci dengan suhu air 60 derajat Celcius dengan deterjen bubuk. Sebab, umumnya deterjen cair ataupun gel tidak mengandung bahan pemutih (bleach).

3. Saat mencuci handuk mandi berisiko tinggi, sebaiknya dipisahkan dengan handuk atau pakaian dari anggota keluarga lain. Untuk membantu menghindari risiko infeksi saat mencuci handuk mandi atau pakaian berisiko tinggi infeksi, gunakan sarung tangan dan segera cuci tangan.

4. Selesai mencuci handuk mandi, jemur di tempat yang terkena sinar matahari. Hal ini akan membantu membunuh kuman. Jika tidak memungkinkan, gunakan pengering jenis tumble dryer. []

 

Sumber: alodokter



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

You might also like
Comments
Loading...

Maaf Ukhti Antum Offline

Lewat ke baris perkakas