Breaking News
Foto: Viva

Tapi Biar Bagaimanapun, Dialah Ayahmu

Dilansir dari Abummi.com, berikut ini salah satu contoh kumpulan cerpen islami karya Hengki Kumayandi yang patut kita ambil hikmah dan pelajarannya.

Adakah Surga di Telapak Kaki Ayah?

“Nak, kamu tidak kasihan pada ayahmu? Sebulan ini dia menunggumu untuk datang?” ucap Ibu saat Ronald tengah menyantap makan siang.

Ronald meletakkan sendoknya di atas nasi,”Surga itu kan hanya ada di telapak kaki Ibu. Ayah nggak penting, dia jahat sama ibu dan sama Ronald,”

“Tapi biar bagaimanapun, dialah ayahmu,”

“Lelaki itu tak pantas menjadi ayah,”

“Jangan begitu, Nak.”

Ronald meninggalkan meja makan. Nasi dan lauk dipiringnya masih ada sisa. Dia pergi menuju kamarnya. Setelah pintu kamarnya dia tutup. Ronal duduk menyandar pada daun pintu. Teringat akan peristiwa suatu malam di mana ayahnya memukuli ibunya lalu mengucap kata cerai. Dia juga ingat bagamaina ayahnya memperlakukannya selama ini.

“Nak, ayah tengah sakit! Dia ingin kamu menjenguknya di rumah sakit.” ucap ibunya dari luar kamar. Ronald mampu mendengar suara ibunya yang disertai tangis.

Air mata Ronald terjatuh ke pipinya,”Tapi ayah jahat, Bu. Aku tak bisa memaafkannya,”

“Kamu bilang tak ada surga di telapak kaki ayah, itu salah! Allah menyuruh kita untuk berbuat baik kepada ibu bapak. Jika kedua orang tua mengajari hal yang dibenci Allah, kita berkewajiban untuk tidak mengikutinya, bukan berarti memusuhinya, kita juga harus tetap berbuat baik walaupun begitu.” ucap ibunya. Suara isaknya masih terdengar jelas di telinga Ronald.

Tangisan Ronald semakin menjadi. Dia berdiri dengan lemah. Membuka pintu, lalu memeluk ibunya dengan erat.

“Maafkan Ronald, bu.” isaknya dalam pelukan ibu.

***

Siang itu, hujan turun begitu deras menghantam angkutan umum yang ditumpangi Ronald. Saat angkutan itu berhenti tepat di gerbang rumah sakit, Ronald turun dan berlari ke dalam gerbang. Dia tudungi kepalanya dengan tas hitamnya yang di isinya kue-kue buatan ibunya.

Saat hampir tiba di depan pintu kamar rawat inap ayahnya, langkah Ronald terhenti. Bayangan masa lalu itu kembali muncul.

“Siapa yang mengajarimu merokok?”

“Kamu masih sekolah, jangan terlalu banyak begadang!”

“Belajar! Jangan terlalu banyak main handphone!”

Ronald menyadari, sebagian kemarahan ayahnya adalah kesalahannya sendiri. Perlahan Ronald melangkahkan kakinya kembali. Dia buka pintu kamar rawat inap ayahnya dengan pelan sambil mengucap salam. Saat pintu itu berhasil dibuka, dia lihat ayahnya terbaring lemah sambil menatap matanya dengan berkaca-kaca.

“Ayah!”

Ronald langsung berjalan cepat lalu memeluk tubuh lemah ayahnya.

“Maafkan Ronald, yah!”

____

Nah, pesan dalam salah satu kumpulan cerpen islami di atas adalah berbakti kepada kedua orang tua dan berbuat baik kepada keduanya. Ikuti nasehat baik. Namun jika kedua orang tua mengajarkan hal yang dibenci Allah, jangan ikuti, namun harus tetap berbuat baik kepada keduanya. Nasehat ini juga ada dalam Al-qur’an surat Luqman. []

 

 

Sumber: Abiummi

About Ummu

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Anak Gembala yang Amanah

“Hei anak muda, engkau berpuasa di hari yang panas sambil menggembala pula?”

Tinggalkan Balasan