Breaking News
Foto: blogger

Tenang Bund, Internet Juga Ada Pengaruh Positifnya untuk Anak

Orang tua tentunya harus bisa menyesuaikan pendidikan anak sesuai dengan zamannya. Seperti ungkapan ‘Ali bin Abi Thalib, “Didiklah anak sesuai dengan zamannya..”

Nah, saat ini internet tidak dipungkiri makin luas penggunannya, bahkan anak-anak pun dapat dengan mudah mengakses internet kapan pun dan di mana pun ia berada. Tersedianya aneka macam teknologi atau gadget ikut mendukung. Selama ini, kita tahu bahwa pengaruh internet secara negatif pada perkembangan anak cukup banyak, mulai dari kecanduan hingga paparan pornografi.

Namun, tidak adil rasanya jika tidak membahas pengaruh internet dari segi positif terhadap perkembangan anak, meski pada akhirnya kita sebagai orang tua harus tetap mengawasi penggunaannya. Berikut beberapa pengaruh positif internet pada anak.

1. Anak Menjadi Lebih Luwes dalam Bersosialisasi

Anak menjadi luwes dalam bersosialisasi dimanapun dia berada. Sudah tidak diragukan bahwa media sosial membuat kita dapat bertemu dengan banyak orang, baik dalam jarak dekat maupun jauh, baik teman lama maupun baru. Salah satu pengaruh internet yang positif adalah membuat anak dapat menemukan teman sekaligus lingkungan baru baginya. Nantinya, hal tersebut juga memengaruhi cara anak berinteraksi di lingkungan nyata. Mungkin kewalahan juga, ya, jika melihat anak mulai gemar bermain mengarungi media sosial, seperti Facebook, Twitter, Path, dan lain-lain. Namun, niat mereka dalam membuat akun biasanya hanya untuk sekadar ikut-ikutan atau main-main, bukan seperti orang dewasa yang bertujuan mencari partner atau menemukan teman-teman lama. Oleh karena itu, kita tidak perlu terlalu khawatir dan tetap memperhatikan dengan siapa saja anak berinteraksi. Hal ini untuk memperkecil kekhawatiran kita akan bahaya kejahatan cyber, seperti human traficking atau pornografi via Internet. Tinggal bagaimana orang tuanya yang mampu membawanya untuk bisa bersosialisasi dengan teman-temannya di dunia nyata.

2. Anak Dapat Mengerjakan Tugas-tugas Sekolah dengan Lebih Cepat

Anak dapat mengerjakan tugas sekolah dengan lebih cepat karena adanya koneksi internet.

Salah satu fungsi internet lainnya adalah sebagai sumber informasi yang cukup cepat dan ter-update. Lewat internet, kita dapat mencari sumber berita dari dalam maupun luar negeri. Tidak heran internet pun menjadi referensi pencarian selain buku bagi anak dalam mengerjakan tugas sekolah. Dengan hanya mengetikan kata kunci di kolom Google, dalam hitungan detik anak akan mendapatkan referensi atau sumber. Selama anak tidak sekadar menjiplak atau dibatasi kreativitasnya, kenapa tidak memberi mereka akses untuk internet. Untuk itu, bimbingan orang tua dalam memberikan pencerdasan dalam menggunakan internet sangat diperlukan.

3. Anak Belajar Menggunakan Teknologi yang Kian Berkembang

Anak lebih piawai dalam menggunakan teknologi dibandingkan orang tuanya. Bukan sekadar karena takut dicap gagap teknologi alias “gaptek” atau ketinggalan zaman. Internet berguna dalam mengasah keahlian anak dalam mengenal dan menggunakan teknologi yang kian hari kian berkembang. Tidak jarang justru anak dan generasi muda lebih piawai menggunakan teknologi tertentu daripada generasi sebelumnya. Pengaruh internet yang satu ini dapat berguna ketika anak juga mengenalkan teknologi kepada orang tuanya tersebut.

4. Anak Menjadi Lebih Multitasking dan Berlatih Sabar

Anak bisa multitasking dalam mengerjakan tugas sambil mendengarkan murothal.

Disadari atau tidak, ketika sedang berselancar di dunia maya, kita maupun anak-anak kerap melakukan beberapa hal bersamaan, misal membuka beberapa tab browser sambil mengerjakan tugas. Saraf motorik akan lebih terlatih ketika anak dengan cepat mengklik beberapa tab, menelitinya, menutupnya kembali, lalu menyalin dan menempel beberapa teks saja. Bahkan, sambil membuka internet, kadang anak masih sempat mendengarkan murothal atau belarian ke dapur untuk mengambil makanan dan minuman, ya. Berlatih sabar akan dilakukan anak ketika menunggu data demi data muncul, atau dikenal dengan istilah loading (atau bahkan buffering).

Nah bunda shalihah, internet ternyata memang memiliki beberapa pengaruh positif, ya. Namun, lagi-lagi semua perlu diimbangi dengan pengawasan dan pembatasan. Pengawasan terhadap apa saja yang mereka akses dan pembatasan untuk lama penggunaan agar segala dampak negatif dapat diminimalisasi. Jangan sampai Internet menjadi penghalang atas interaksi anak dengan lingkungan nyata, terutama keluarga. Mari menjadi orang tua yang pintar dan bijak dalam dunia dengan teknologi yang semakin berkembang. []

 

Sumber: Abiummi



Artikel Terkait :

About Ummu

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Cara Jaga Daya Tahan Tubuh Anak

Sistem kekebalan tubuh anak yang masih dalam perkembangan, membuat anak lebih rentan jatuh sakit. Apabila si Kecil sering jatuh sakit, proses tumbuh kembang tentunya tidak dapat berjalan dengan optimal.

Tinggalkan Balasan