Breaking News
Foto: Pinterest

Kiat-kiat agar Tidak Mudah Pamer Kecantikan di Media Sosial

Bagi wanita, pujian itu merupakan sesuatu yang sangat disenangi, apalagi ketika ada seseorang yang memuji kecantikannya. Normal saja jika seorang wanita merasa terbang dengan pujian semacam itu.

Namun, jika perasaan itu hanya terbesit sebentar mungkin masih wajar ya, tapi jika hal itu dijadikan tujuan utama, jujur kita sendirilah yang akan rugi.

Kecanggihan teknologi kadang mendorong kita untuk menunjukkan semua kelebihan yang kita miliki yang sebenarnya hanya titipan Allah yang nanti akan kita pertanggungjawabkan.

Dan salah satu kelebihan itu adalah ketika kita diberi wajah cantik. Penampakan diri yang indah bisa jadi anugerah karena bisa jadi ladang amal untuk membahagiakan suami. Tapi bisa juga jadi musibah ketika digunakan untuk hal-hal yang bisa mengundang fitnah. Na’udzubillah.

Lalu, bagaimana meredam diri agar tidak pamer kecantikan dengan modus apapun yang tidak pada tempatnya (maksudnya kepada selain suami)?

1. Sadar sesadar-sadarnya bahwa semua yang dimiliki hanyalah titipan Allah. Semua akan dipertanggungjawabkan.

2. Jujur pada diri sendiri, adakah guna atau manfaat berbuat seperti itu. Hati nurani tidak akan pernah bisa berbohong.

3. Lihat suami yang sudah bekerja keras, apa tega sebagai istri berbuat seperti itu walau dengan modus dan cara halus? Jawabannya sudah bisa didapatkan sendiri

4. Daripada meng-upload hal-hal yang bisa menjadi fitnah lebih baik menebar manfaat

5. Pujian manusia hanya sesaat, apa iya yang seperti itu dijadikan pegangan utama? Rasanya kok rugi, ya.

6. Dengan tidak pamer kecantikan apapun modusnya, kita sudah menyelamatkan jutaan mata laki-laki di dunia maya yang bisa jadi sudah beristri. Itu artinya, dengan menahan diri untuk tidak pamer kecantikan kita membantu menyelamatkan suami-suami wanita-wanita lain

7. Kita sendiri wanita, gimana rasanya ketika suami dalam hati memuji kecantikan muslimah lain? Pasti cemburu. Maka, seyogyanya kita juga tidak berbuat seperti itu pada wanita lain

8. Akan selalu ada yang lebih, lebih, dan lebih cantik. Semakin banyak ingin memamerkan kecantikan apapun modusnya sebenarnya kita akan semakin tidak puass. Semakin ingin banyak mengedit, semakin ingin terlihat lebih mulus, dll. Padahal kenyataannya ya memang akan selalu ada yang lebih dan lebih, kan.

9. Syukuri apa yang sudah dititipkan Allah, bersikaplah sewajarnya, dan gunakan kuota dengan bijak.

Ukhti, wanita memang sosok yang suka dipuji. Tapi, kita tentu akan lebih tenteram jika yang memuji suami daripada laki-laki lain. Pujian laki-laki asing tidaklah tulus toh yang dipuji tidak hanya kita, jangan naif. Sedangkan pujian suami selain berpahala juga akan menambah keharmonisan keluarga.

Jika semua muslimah meredam diri untuk tidak pamer kecantikan apapun modusnya, In Sya Allah akan semakin banyak keluarga yang “terselamatkan”. Semoga kita bisa, ya. []

Sumber: Ummionline

About Ralda Rizmainun Farlina

Check Also

Cara Memutihkan Gigi dengan Bahan Alami

Penggunaan siwak mungkin bukan baru kali ini saja. Siwak sudah digunakan sejak zaman dahulu. Fungsinya yang digunakan sebagai alat tradisional pembersih gigi ini ternyata juga memiliki manfaat lain yaitu sebagai pemutih gigi alami.

Tinggalkan Balasan