Breaking News
Foto: soundvision.com

Teruslah Perdalam Ilmu Pernikahan, Agar Kelak Jadi Bekal

Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial.

Pernikahan juga merupakan suatu anjuran bagi umat muslim yang dicontohkan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam surat Al Qiyamah, yang artinya “Lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.” Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah menciptakan laki-laki dan perempuan secara berpasang-pasangan dan menghalalkannya melalui jalan pernikahan.

Pernikahan yang dijalankan oleh umat muslim merupakan salah satu bentuk ibadah dan takwa seseorang kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Hal ini diterangkan dalam Surat An Nisa ayat 1 yang artinya, “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu Yang menciptakan kamu dari satu jiwa dan darinya Dia menciptakan jodohnya, dan mengembang-biakan dari keduanya banyak laki-laki dan perempuan; dan bertakwalah kepada Allah swt. yang dengan nama-Nya kamu saling bertanya, terutama mengenai hubungan tali kekerabatan. Sesungguhnya Allah swt. adalah pengawas atas kamu.”

Selain itu, ayat lain yang menjelaskan tentang perintah menikah terdapat dalam Surat An-Nur ayat 32, yang artinya “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui.”

Di dalam ayat tersebut secara jelas menjelaskan tentang perintah menikahkan orang-orang di sekitar kita yang belum menikah. Allah bahkan menjanjikan akan memampukan siapapun mereka yang kurang mampu namun sudah memiliki niat untuk menikah dengan memberikan karunia-Nya.

Dalam hadist riwayat Tirmidzi dan Ahmad, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda, yang artinya, “Empat perkara yang termasuk sunnah para rasul, yaitu sifat malu, memakai wewangian, bersiwak dan menikah.”

Bahwasanya pernikahan yang dijalani dengan sangat lama dapat memberikan keberkahan dan ketentraman. Oleh karenanya, teruslah untuk belajar dalam pernikahan yang dijalani. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam surat Ar Ruum ayat 21, yang artinya, “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”

Dijelaskan pada surat Ar Ruum ayat 21 tersebut, bahwa dengan pernikahan yang dijalani oleh pasangan suami-istri tumbuhlah rasa kasih dan sayang, dan sang istri yang diciptakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala menjadikan ketentraman bagi suaminya. Pernikahan juga merupakan salah satu tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala.

Dalam menjalani ibadah yang lama, dalam hal ini merupakan sebuah pernikahan tentu menjadi suatu hal yang sangat baik saat Allah Subhanahu Wata’ala menciptakan istri yang dapat memberikan ketentraman bagi sang suami dan rasa kasih serta sayang diantaranya. Sehingga mereka dapat belajar untuk menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warohmah dalam menjalani ibadah yang lama ini.

Oleh karena itu, teruslah belajar mengenai pernikahan karena pernikahan merupakan ibadah yang lama dan didalamnya terdapat berbagai pelajaran serta rasa kasih dan sayang yang dapat mengokohkan pernikahan serta keluarga sehingga lahirlah anak-anak yang sholeh dan sholelah dari keluarga tersebut. []

Berbagai Sumber

About Ralda Rizmainun Farlina

Check Also

8 Syarat yang Membuat Pernikahan Penuh Berkah

Menikah adalah ibadah, menikah adalah realisasi dari ketaatan kepada Allah dan Rasul, menikah adalah bagian dari aplikasi syari’ah. Maka luruskan niat, ikhlas karena Allah, karena menikah akan menjadi ibadah terpanjang dalam kehidupan manusia.

Tinggalkan Balasan