Breaking News
Foto: kompasiana.com

Dijodohkan? Gausah Khawatir, Begini Menyikapinya

Seseorang dari kita terkadang merasa kesulitan dan bertanya-tanya mengapa tak kunjung menemukan jodohnya? Padahal, kita yakin bahwasanya jodoh itu sudah ditetapkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla dan tertulis di dalam Lauhul Mahfudz. Namun, tidak seorang pun bisa menebak kapan dan darimana datangnya.

Dan persoalannya adalah ketika orang-orang terdekat dan keluarga terus mendesak dan bertanya, “Kapan nikah?” hal ini sering menimbulkan keresahan tersendiri bagi sebagian orang yang belum juga menemukan pasangan hidupnya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah meminta bantuan keluarga atau kerabat untuk dikenalkan dengan seseorang. Namun, tak jarang yang terjadi justru sebaliknya. Keluarga atau kerabatlah yang bersikeras mengatur perjodohan. Bagaimana jika hal yang demikian terjadi?

Nah shalihah, inilah tips yang perlu diketahui dalam menyikapi perjodohan:

Pertama, yakinlah bahwa orang tua atau keluarga yang berencana mengatur perjodohan itu memiliki niat atau maksud yang baik.

Jodoh yang mereka pilihkan tentunya juga seseorang yang mereka anggap baik. Jadi, perjodohan tersebut bukan untuk menjerumuskan, melainkan sebagai bentuk kasih sayang mereka.

Kedua, Jika Allah sudah berkehendak tentu siapapun tidak dapat menghindar darinya. Walau seakan perjodohan itu diatur keluarga, namun sesungguhnya Allah lah yang telah mengaturnya. Jika berjodoh atau tidak jadi sekalipun, hal itu merupakan kehendak dan ketentuan Allah semata.

Ketiga, mintalah kesempatan untuk saling mengenal terlebih dahulu. Tentunya dengan cara yang diisyaratkan syariah.

Keempat, putuskanlah dengan bijak.

Jika dari proses saling mengenal itu diperoleh kecocokan dan keyakinan, maka jangan sungkan atau malu untuk menerima perjodohan dan melanjutkannya ke jenjang pernikahan. Namun, jika merasakan ketidaksesuaian, maka terbukalah untuk mengatakan yang sejujurnya.

Selain itu, Islam tentunya telah mengajarkan untuk melakukan shalat Istikharah. Ini bisa menjadi cara ampuh untuk membantu memperoleh keyakinan yang kuat sebelum memutuskan pilihan. []

 

Sumber: islampos

About Ummu

Al-Qur'an & As-Sunnah

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan