Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Terlalu Banyak Konsumsi Susu, Waspadai Hal Ini

0

Meminum susu memang disarankan, karena di dalam susu terkandung vitamin B2 dan vitamin A, selain protein juga terdapat macam-macam asam amino yang penting untuk pertumbuhan tubuh. Sekarang, susu sapi dijuluki sebagai bahan makanan dengan kandungan vitamin lengkap, juga sebagai “darah putih” yang membantu kesehatan tubuh manusia.

Setiap 100 gram susu terkandung panas sebesar 70.5 kilokalori, protein sebanyak 3.4 gram, lemak 3.7 gram, mengandung kalsium sebesar 125 miligram, sementara prosentase penyerapan dalam tubuh sebesar 98% – 100%.

Susu sapi jadi minuman penyempurna hidangan sehat, karena kaya akan kalsium. Kalsium dalam susu berfungsi untuk membantu memadatkan tulang sehingga mencegah terjadinya osteoporosis. Terutama pada anak-anak, susu dapat membantu memperkuat dan menunjang pertumbuhan tulang. Kita memang disarankan untuk mengkonsumsi susu sesering mungkin. Tapi, tahukah kalau ternyata ada dampak buruk kelebihan minum susu?

Arthritis

Arthritis adalah penyakit bersifat kronis dan terjadi seumur hidup dan biasanya menyerang pria dan wanita yang berusia di atas 55 tahun. Pasien dengan arthritis menderita pembengkakan dan kekakuan pada sendi sehingga menyebabkan gerakan tubuh menjadi sulit dan menyakitkan.

Walaupun mengkonsumsi susu sangat disarankan untuk memperkuat tulang, ternyata dampak buruk kelebihan minum susu juga berakibat buruk pada sendi Anda. Di dalam susu ternyata terdapat kandungan asam yang dapat mengakibatkan penimbunan kalsium, dan jika akumulasi tersebut terus terjadi maka bisa mengakibatkan nyeri sendi.

Jadi, sebaiknya jangan bergantung 100 persen pada susu untuk asupan kalsium. Konsumsi sayuran seperti kubis, buah-buahan seperti beet chard, ara, dan kacang-kacangan seperti kedelai dan almond bisa dijadikan sebagai alternatif makanan berkalsium yang lebih sehat.

Membebani Sistem Pencernaan

Selain nasi putih dan daging, susu merupakan salah satu jenis makanan yang paling susah dicerna oleh lambung. sebelum zat kalsium di dalamnya diserap oleh tubuh, pertama-tama tubuh harus memecah-mecah kandungan laktosa yang ada di dalam susu terlebih dulu. Jadi tidak heran jika sistem pencernaan Anda pun jadi mudah lelah dan berdampak pada sistem metabolisme Anda.

Terutama buat Anda yang memiliki intoleransi terhadap laktosa, susu sapi dapat mengakibatkan gangguan pencernaan. Umumnya anda akan mengalami diare, namun tidak jarang juga terkena konstipasi.

Berefek Terhadap Kesehatan Kulit

Tidak hanya berdampak pada sistem pencernaan Anda saja, tapi kesehatan kulit Anda pun turut terpengaruhi lho. Itu dikarenakan organ hati bekerja terlalu keras, sehingga kulit pun terpaksa turut bekerja keras untuk membuang sisa racun yang ada di dalam tubuh. Kerja kulit yang terlalu keras secara otomatis akan langsung terlihat dan berdampak pada penampilan Anda. Selain merawat kulit dengan membersihkan wajah secara rutin, ada baiknya Anda mengurangi konsumsi susu

Meningkatkan Resiko Kanker

Penelitian baru-baru ini memberikan kita kejutan yang kurang menyenangkan, terutama bagi pencinta susu sapi. Susu sapi diketahui dapat meningkatkan resiko seseorang terkena kanker. Sel-sel kanker membutuhkan ‘makanan’ berupa hormon estrogen untuk terus hidup dan berkembang biak.

Dan diketahui susu sapi ternyata kaya akan hormon estrogen yang dapat mengakibatkan peningkatan hormon estrogen dan otomatis dapat menimbulkan atau malah memperparah penyakit kanker. coba deh untuk mengkonsumsi susu organik seperti susu almond atau susu kedelai yang jauh lebih aman.

Semoga bermanfaat.

Loading...

Sumber: Katalogibu



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline