Breaking News

Muslimah Saat Haid Masuk Masjid, Bolehkah?

Menuntut ilmu adalah suatu kewajiban bagi muslim laki-laki maupun perempuan. Untuk menuntut ilmu agama, banyak diadakan dimasjid-masjid. Namun, muslimah ada tamu bulanan yang membuatnya ragu untuk memasuki masjid karena ada sebuah hadits yang menyebutkan bahwa muslimah yang sedang haid tidak diperbolehkan masuk masjid.

Adapun hadits tersebut adalah : “Tidak dihalalkan masjid bagi wanita haid dan orang yang junub,” (HR. Abu Daud no. 232. Hadits ini dikatakan dho’if oleh Syaikh Al Albani).

Ini hadits yang tidak shahih. Para ulama hadits menyatakan demikian bahwa hadits tersebut tidaklah shahih. Sehingga hadits tersebut tidak bisa jadi pendukung untuk melarang wanita haid masuk masjid.

Adapun jika ada yang mengqiyaskan wanita haid dengan orang junub, ini jelas qiyas (analogi) yang tidak memiliki kesamaan. Karena junub boleh masuk masjid jika dia berwudhu untuk memperingan junubnya, ini yang pertama. Yang kedua, junub adalah hadats karena pilihannya yang sendiri dan ia mungkin saja menghilangkan hadats tersebut.

Hal ini berbeda dengan wanita haid. Wanita yang mengalami haid bukanlah atas pilihannya sendiri. Jika wanita haid mandi sekali pun selama darahnya masih mengalir, itu tidak bisa menghentikan darah haidnya. Intinya, tidak bisa disamakan antara wanita haid dan orang yang junub sehingga qiyasnya nantinya adalah qiyas yang jelas berbeda (qiyas ma’al faariq).”

Lantas, muncul pertanyaan bolehkah muslimah yang sedang haid masuk masjid?

Syaikh Kholid Mushlih menjawab: “Wanita haidh boleh saja masuk masjid jika ada hajat, inilah pendapat yang lebih tepat. Karena terdapat dalam kitab shahih (yaitu Shahih Muslim) bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata pada ‘Aisyah, “Berikan padaku sajadah kecil di masjid.” Lalu ‘Aisyah berkata, “Saya sedang haid.” Lantas Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya haidmu itu bukan karena sebabmu,” (HR.Muslim).

Hal ini menunjukkan bahwa boleh saja bagi wanita haid untuk memasuki masjid jika: ada hajat dan tidak sampai mengotori masjid. Demikian dua syarat yang mesti dipenuhi bagi wanita haid yang ingin masuk masjid.

Nah muslimah, tidak perlu khawatir ketika haid memasuki masjid selagi darah haid tidak berceceran maka diperbolehkan memasuki masjid. []

Sumber: kabarmuslimah.com



Artikel Terkait :

About Astiah

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan