Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Jangan Biarkan Anak Susah Makan! Ini Empat Bahaya yang Bisa Terjadi

0

Setiap orang tua pasti menginginkan anak yang sehat. Namun, tidak dapat dipungkiri akan ada fase anak susah makan. Sekalipun seorang anak tetap akan makan ketika ia merasa lapar, namun bagaimana apabila dalam sehari tidak ada asupan makan sama sekali hanya karena seorang anak menunggu lapar?

Maka, jelas orang tua memiliki peran penting dalam menjaga pola makan anak-anaknya. Jangan sampai para orang tua lalai dengan masalah yang satu ini. Karena ini bahayanya apabila masalah susah makan pada anak ini tetap dibiyarkan:

1. Timbulnya penyakit
Kekurangan nutrisi menyebabkan anak lebih rentan terserang berbagai penyakit. Dikutip dari Mediakom Menteri kesehatan RI, Endah mengatakan sulit makan pada anak berusia kurang dari 11 tahun yang tidak ditangani secara tepat berisiko meningkatkan penyakit saat mereka dewasa. Sebanyak 86 persen anak yang mengalami sulit makan berisiko mengalami serangan penyakit saat usia 20 tahun, 43 persen pada usia 16-20, dan 33 persen antara usia 11-15 tahun.

2. Timbulnya gangguan makan

Sulit makan berkelanjutan juga akan menyebabkan terjadinya tiga gangguan utama terkait makan, seperti makan berlebihan secara kompulsif atau binge eating disorder, anoreksia dan bulimia, keduanya kelainan muntah sesudah makan yang dialami saat anak beranjak dewasa. Anreksia dan bulimia ini sering dikaitkan dengan role modelling saat kecil yang memberi stigma bahwa citra fisik yang baik adalah tubuh yang kurus.

3. Menghambat pertumbuhan

Nutrisi sangat memengaruhi pertumbuhannya. Kurang makan yang berarti kurang nutrisi akan menghambat atau justru menghentikan tumbuh kembang anak, khususnya pada penambahan berat dan tinggi badan. Penghambat pertumbuhan tinggi badan anak akan berefek buruk permanen jika anak mengalami sulit makan pada usia empat tahun. Usia empat tahun merupakan masa-masa puncak pertumbuhan anak. Ketika anak tidak memiliki nutrisi dalam tubuh yang bisa digunakan untuk tumbuh, maka tubuh tidak bisa mensintesis dan mengolah nutrisi pertumbuhan untuk menambah tinggi badannya.

4. Meningkatkan risiko kematian

Endah memaparkan berbagai studi yang pernah dilakukan terhadap anak dan remaja yang mengalami gangguan makan menunjukkan angka kematian yang disebabkan oleh gangguan makan tiga kali lebih besar dari penyebab kematian lainnya. Angka kematian remaja akibat anorexia nervosa mencapai 3,9 persen dan akibat bulimia nervosa mencapai 5,2 persen.

Jadi para orang para orang tua, jangan abaikan masalah anak susah makan. Masa depan anak-anak ada pada orang tuanya bukan pada orang lain. Sehingga orang tua perlu memberikan perhatian lebih kepada anak. Baik dalam bersikap, bertingkah laku, ataupun kesehatan tubuh sang anak. []

Sumber: Mediakom Menteri kesehatan RI



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline