Breaking News
Foto: BDCwire

Jangan-jangan Hanya Mesra di Dunia Maya

Adakah di antara Ukhti yang hobi membagikan setiap momen bersama pasangan baik dalam bentuk foto atau tulisan di media sosial? Pernahkah terbersit, foto atau tulisan yang kita sebar ke dunia maya tersebut dapat menjadi boomerang dalam kehidupan kita?

Mari perhatikan hal-hal berikut ya, Ukhti Shalihah:

1. Membuat orang lain penasaran terhadap diri kita atau pasangan kebiasaan membagikan foto-foto mesra atau cerita tentang keseharian bersama pasangan dapat memancing rasa penasaran orang lain yang membacanya.

Dari rasa penasaran tersebut bisa berkembang menjadi perasaan tertarik. Diam-diam ada yang menaruh hati pada istri atau suami kita. Kemungkinan terburuk adalah dapat memicu adanya orang ketiga dalam rumah tangga.

2. Menyakiti perasaan orang lain tanpa disadari bermesra-mesraan dengan pasangan di media sosial secara tidak sengaja juga membuat sedih saudara kita yang mungkin masih berikhtiar dalam menemukan jodohnya.

Apalagi kalimat-kalimat kita berbau “memanas-manasi” dengan maksud menyemangati mereka yang lajang agar segera menikah. Kita tidak tahu kan, sudah seberapa berat usaha mereka mencari kekasih sejiwa? Cukup sebut nama mereka dalam doa agar disegerakan menikah, dan tidak lupa bersyukur Allah sudah memberikan kita pasangan tanpa perlu menunggu lama.

3. Membuat orang lain berimajinasi atau mengkhayal yang bukan-bukan Sebagaimana kita ketahui, isi hati dan pikiran setiap orang tidak bisa kita kontrol. Maka, berhati-hatilah meng-upload foto dan tulisan keseharian bersama pasangan ke media sosial. Jangan sampai urusan dalam kamar yang seharusnya menjadi rahasia suami-istri terumbar ke publik. Dan menjadi bahan imajinasi yang tidak pantas bagi orang lain.

4. Mengumbar aurat dalam hal ini bukan hanya tampilan fisik yang disuguhkan dalam foto, tetapi juga pada setiap kata dalam tulisan kita. Dan perlu kita ingat bersama, hampir keseluruhan diri wanita adalah aurat. Maka, kecantikan kita cukuplah dipersembahkan untuk suami saja.

5. Bahaya riya’

Bukan apa-apa, susah sekali menghindari riya’ alias pamer. Ketika mengunggah foto ke media sosial, kemungkinan besar ada sedikit rasa ingin dipuji. Mungkin karena wajah pasangan yang rupawan, atau sifat-sifat positif yang ada dalam diri pasangan. Sungguh, riya’ adalah jenis dosa canggih yang susah dideteksi.

Nah, mari lebih mencermati sesuatu sebelum dibagi ke khalayak dunia maya, apalagi yang menyangkut pasangan dan rumah tangga. Sungguh media sosial ini tempat yang sangat rapuh. Maka berhati-hatilah. Jangan pula terlalu euforia dengan kenikmatan yang Allah beri, hingga melupakan perasaan orang-orang di sekeliling yang belum seberuntung kita. []

Sumber: Ummionline



Artikel Terkait :

About Ralda Rizmainun Farlina

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan