Breaking News
Foto: Brighton Collectibles

Begini Hukum Memakai Gelang Kaki

Bagi perempuan, bukan hanya tangan, jari, leher dan telinga yang menggunakan aksesoris emas atau perak. Namun, sejak dahulu juga kaki kerap kali diberi aksesoris emas atau perak atau biasa disebut gelang kaki. Lalu bagaimana Islam memandang hal ini?

Allah SWT berfirman,

وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ

“…janganlah para wanita itu menghentak-hentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan,” (QS. An-Nur: 31).

Ath-Thabari membawakan riwayat dari al-Mu’tamir, dari ayahnya, bahwa Hadzrami berpendapat, ada seorang wanita yang membuat gelang kaki dari perak dan diberi gemercing. Ketika melewati sekelompok laki-laki, dia menggerakkan kakinya dan munculah suara gemercing. Kemudian Allah SWT menurunkan ayat ini (Tafsir ath-Thabari, 19:164).

Ayat ini menunjukkan bahwa perhiasan gelang kaki semacam itu sudah ada di zaman Nabi SAW, dan dikenakan oleh wanita. Allah SWT tidak melarang untuk menggunakan gelang kaki itu, namun Allah SWT melarang membunyikan gelang kaki itu di hadapan lelaki yang bukan mahram. Sehingga menjadi sumber firnah bagi lelaki lain.

Dalam Fatwa Muslimah dinyatakan,

يجوز للمرأة لِبْسُ الخُلْخَالِ في السَّاق للجَمَالِ ، لكن لا تُحَرّكُهُ أمام الأجانِبِ لتُظْهِر ذلك لهم

Dibolehkan bagi wanita untuk memakai gelang kaki di betis untuk kecantikan. Namun tidak boleh digerakkan di depan lelaki yang bukan mahram, untuk menampakkan suara itu di hadapan mereka (Fatawa al-Mar’ah al-Muslimah, 1:469). Allahu a’lam. []

Sumber: Konsultasi Syariah



Artikel Terkait :

About Ummu Khadijah

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan