Breaking News
Foto: Vice

3 Hal yang Harus Diperhatikan Oleh Muslimah Ketika Bergaul

Carut marutnya pergaulan wanita di zaman ini benar-benar membuat hati kita miris. Fakta-fakta tentang dampak pergaulan bebas semakin hari semakin membuat kita merinding.

Data-data tentang banyaknya kasus zina dan hamil diluar nikah, HIV serta aborsi pun sudah tak terhitung lagi.
Pintu gerbang kerusakan tersebut adalah maraknya pergaulan bebas di kalangan muslimah hari ini.

Ironisnya, banyak kalangan menganggap pergaulan masalah yang sepele dan remeh terutama dikalangan wanita.

1. Tidak bertabaruj.

Tabarruj adalah memamerkan dan mempertontonkan aurat serta perhiasan lainnya kepada orang yang tidak halal baginya sehingga orang tersebut tertarik atau tergoda olehnya.

Di zaman ini banyak sekali muslimah yang bertabaruj ketika berinteraksi dengan masyarakat. Mulai dari model baju dan celana yang sempit dan pendek sampai make up yang seronok dan berlebihan. Budaya inilah budaya jahiliyyah yang dilarang Alloh dalam firmannya.

“Hendaklah kalian tetap di rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu,” (QS. al-Ahzab [33]: 33).

2. Menjaga Pandangan dan kemaluan.

Dalam pergaulan wajib bagi wanita menjaga pandangannya dari hal-hal yang diharamkan seperti aurat laki-laki dan memandang laki-laki dengan syahwat. Alloh berfirman;

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya,” (QS. An-Nur [24]: 30-31).

3. Berbicara terhadap lawan Jenis dengan Tegas.

Dalam bergaul di masyarakat dianjurkan bagi seorang wanita muslimah berbicara dengan tegas dan tidak mendayu-dayu sehingga membuat lawan bicaranya terfitnah dengan suaranya. Baik berbicara langsung maupun lewat telefon.

Alloh berfirman, “Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah Perkataan yang baik,” (QS. al-Ahzab [33]: 32).

4. Menghindari berkholwat/bersepi-sepian dengan lawan jenis.

Berkhalwath adalah berduan dan bersepi-sepi dengan laki-laki asing yang bukan mahromnya. Mahrom adalah seseorang yang haram dinikahi karena sebab tertentu baik selamanya maupun sementara seperti nasab atau sebab lainnya.

Nabi bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir maka janganlah ia berkhalwat dengan seorang wanita tanpa ada mahrom wanita tersebut, karena setan menjadi pihak ketiga yang menggoda di antara mereka berdua,” (HR. Ahmad dari hadits Jabir 3/339. Dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Irwaul Gholil jilid 6 no. 1813).

Loading...

5. Menghindari berjabat tangan dan bersentuhan dengan orang yang tidak halal baginya.

Salah satu kesalahan dalam pergaulan wanita yang banyak dilakukan muslimah hari ini adalah sembarangan berjabat tangan dengan lawan jenis.

Hal ini sangat marak terutama menjelang moment idul fitri atau di berbagai acara perkumpulan lainnya.
Mereka merasanya hambar jika tidak berjabat tangan dengan semua hadirin meski berlawanan jenis.

Bahkan, kebanyakan orang menganggap orang yang tidak mau berjabat tangan dengan orang yang bukan mahromnya dianggap “sok suci”.

Padahal Nabi besabda, “Kepala salah seorang ditusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya,” (HR. Thobroni dishohihkan oleh syaikh al-Albani di dalam ash-Shohihah no. 226).

6. Menjauhi tempat kemaksiatan.

Dalam pergaulan secara umum hendaknya muslimah menghindari tempat-tempat atau acara maksiat karena disitulah setan bermain merekrut mangsanya.

Seperti pertunjukkan dangdut, band dan acara sihir/sulap, club malam, diskotik,bioskop, serta tempat-tempat yang banyak maksiat lainnya.

Mendatangi tempat-tempat tersebut sangat rawan melemahkan keimanan seseorang kecuali untuk beramar ma’ruf dan nahi munkar. Sebab kebanyakan yang datang ketempat-tempat tersebut adalah orang-orang yang fajir (suka berbuat maksiat). []

 

Sumber: fajribandung.com



Artikel Terkait :

About FERRY ARDIYANTO KURNIAWAN

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan