Breaking News
Foto: Pinterest

Hey Istri, Jangan Suka Bicara pada Suami Pakai Bahasa Kalbu

Allah menciptakan berbagai macam makhluk dengan berbagai keistimewaannya. Bahkan saat malaikat dan jin sudah diciptakan,makhluk satu ini akhirnya diciptakan dari bahan yang hina berupa tanah. Bukan lah satu yang diciptakan,melainkan dua. Itulah manusia, dengan jenis kelamin pria dan wanita. Seringkali kita temukan perselisihan antara mereka. Jarang terlihat persatuan, bahkan tak jarang suatu masalah dilihat dari sisi yang berbeda.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah seminar rumah tangga, dimana suami istri dipisahkan dalam ruangan yang berbeda. Saat suami ditanya, “Adakah masalah dalam rumah tangga mereka?”,  dengan kompaknya mereka menjawab. “Tidak.”

Tahukah yang terjadi di ruangan sebelahnya? Dimana para istri dikumpulkan, ketika di tanya pertanyaan yang sama, namun jawaban mereka berbeda dengan para suami, bahkan bukan hanya jawaban “Ya” tetapi mereka juga menceritakan banyak masalah yang terjadi dalam rumah tangga mereka.

Menarik bukan? Ya dan pembicara mengatakan bahwa salah satu penyebabnya komunikasi. Seringkali kita para istri ingin dimengerti tanpa harus berkata dan cukup dengan sikap, maka sang suami paham kita kesal,marah atau sedih. Bahkan tak jarang yang dialami para pria adalah kebingungan. Hingga balasan yang kita terima sebagai istri tak sesuai dengan ekspektasi.

Kita ini para istri terlalu sering memakai bahasa kalbu yang bahkan bahasa itu hanya dimengerti oleh kita. Dalam artian suami tak akan tahu masalah nya jika tidak kita tak beritahu. Suami itu bukan cenayang yang bisa tahu isi hati dan pikiran kita, mereka tetaplah manusia biasa. Belajar untuk mengungkapkan agar komunikasi lancar sehingga hubungan pun tak memudar. Wallahu’alam. []

Sumber: PKS Kota Bandung http://ift.tt/1UDL212



Artikel Terkait :

About Ummu Khadijah

Check Also

8 Syarat yang Membuat Pernikahan Penuh Berkah

Menikah adalah ibadah, menikah adalah realisasi dari ketaatan kepada Allah dan Rasul, menikah adalah bagian dari aplikasi syari’ah. Maka luruskan niat, ikhlas karena Allah, karena menikah akan menjadi ibadah terpanjang dalam kehidupan manusia.

Tinggalkan Balasan