Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Toko Bunga Online Fleurisme.im; Tidak Terima Orderan untuk Pacar

0

Tidak bisa dipungkiri jika keberadaan media sosial mendatangkan banyak manfaat bagi kehidupan kita saat ini. Salahsatunya, ialah sebagai wadah para pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Dari mulai kosmetik, pakaian, hingga kerajinan tangan akan sangat mudah Anda temukan di media sosial.

Foto: Fluerisme.im

Berbicara tentang kerajinan tangan, sebagian Anda mungkin sudah tak asing lagi dengan kerajinan buket bunga flanel kekinian kan, Ukh? Nah, ada yang berbeda dan menarik lho dari toko bunga online @fleurisme.im, salah satu toko online yang menjual bunga flanel di Instagram ini, berkomitmen untuk tidak menerima pesanan buket bunga sebagai hadiah untuk pacar lho, Ukh, Keren kan?

Owner dari @fleurisme.im ini sendiri adalah lulusan Universitas Pendidikan Indonesia (Purwakarta) tahun 2016 lalu. Ialah Isnaeni Mubarokah, muslimah muda dengan kreativitas tinggi ini, patut diacungi jempol dalam upayanya untuk tidak menudukung kegiatan pacaran. Lalu bagaimana ya perjalanan usahanya, hingga @fleurisme.im bisa berkembang seperti sekarang?

 

Foto: Fluerisme.im

“Jadi, setahun lalu ketika sidang skripsi akhir 2016, Saya sama teman-teman janjian buat bunga sendiri. Ngirit intinya, jadi buat sendiri dari kain flanel. Nah, qadarullah, setelah hasilnya jadi teman-teman pada suka. Dari sana muncul ide untuk buka online shop,” ungkap Isna ketika diwawancarai ruang muslimah pada Sabtu(04/11/17).

Mengapa ia lebih memilih bunga palsu yang terbuat dari kain flanel untuk dijual? Hal ini karena bunga palsu dianggap lebih awet dan tahan lama, selain itu bunga palsu yang terbuat dari kain flanel juga bisa dikreasikan sesuai keinginan pemesan.

“Kenapa gak bunga hidup? Sayang, nanti layu. Kalo ini kita bisa bebas berkreasi dengan kain flanel dan gunting,” terang Isna, yang juga berprofesi sebagai guru SD ini.

Lalu mengenai aturan order yang menarik dari @fleurisme.im sendiri, yaitu “tidak menerima orderan untuk pacar” baru ditetapkan awal tahun 2017.

 

Foto: Fluerisme.im

Maraknya kegiatan pacaran saat ini memang patut menjadi perhatian kita bersama. Dengan tidak menerima order untuk pacar inilah, @fleurisme.im berupaya untuk tidak memfasilitasi kegiatan yang tidak sejalan dengan aturan agama Islam ini. Walaupun memang, diakui Isna, kadang aturan tersebut tidak berjalan dengan lancar.

“Misal, ada customer yang bilagnya buat graduations, ternyata buat pacarnya, dll. Jadi kita kudu bener-bener selektif dan tegas. Selebihnya, itu di luar kendali kita. Setidaknya kita sudah berusaha meminimalisir ‘mendukung’ hal yang tidak perlu didukung,” jelasnya.

 

 

Saat memulai usahanya dengan membuka @fleurisme.im, Isna bercerita bahwa modal yang dikeluarkannya berkisar Rp.300.000. Modal ini digunakan untuk membeli kain flanel dan bahan lainnya. Seiring berjalannya waktu, tingkat pemesanan bunga kepada @fleurisme.im semakin meningkat. Jadi, untuk saat ini @fleurisme.im menetapkan sistem PO (Pre Order) dalam penjualan produknya.

 

Foto: Fluerisme.im

Salah satu kelebihan lain dari @fleurisme.im ialah harga yang bisa disesuaikan dengan budget pembeli, karena kapasitas pembeli yang berbeda-beda.

“Jenis biasa  Rp.15.000-Rp.20.000/buket. Namun mereka yang ingin HQ, single flower dijual seharga Rp.30.000-Rp.35.000/buket. Tergantung kesulitan dan material yang digunakan. Jadi keseluruhan harga itu bisa dihitung kira-kira Rp.15.000-Rp.275.000/buket harganya,” terang Isna.

 

Loading...

Motivasi dari sang owner fluerisme.im

Foto: Fluerisme.im

“Mengutip kata-kata Ustaz. Salim A. Fillah, jodoh itu telah Allah tuliskan masing-masingnya di Lauhul Mahfuzh, tinggal bagaimana cara kita menjemputnya. Mau dengan cara yang halal ataukah yang haram? Dapatnya yang itu juga, si anu juga, namun yang membedakan adalah rasa keberkahan saat menjemputnya. Kalau sudah terlanjur pacaran? Sudahi atau halalkan.” Ungkapnya.

Nah, semoga toko bunga online @fluerisme.im ini bisa menjadi rujukan bagi toko bunga yang lain, bahwa dalam berjualan pun kita harus selalu melibatkan keridhoan Allah. Karena ketika kita ikut berperan dalam memfasilitasi sesuatu yang memang seharusnya tidak di fasilitas, bisa jadi hal ini mengurangi keberkahan pada rezeki kita. Allahu A’lam Bishawab. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline